Menu

“KADES DIDUGA JUAL TANAH WARGA”… WARGA LAPORKAN KEPOLISIAN

  Dibaca : 454 kali
“KADES DIDUGA JUAL TANAH WARGA”… WARGA LAPORKAN KEPOLISIAN

NTB .Sumbawa Barat, Rakyatbicara.co.id -Dalam surat kepemilikan SHM sebidang  tanah (sertipikat hak milik) yang telah terbit dari BPN serta di lindungi kepastian hukum oleh undang-undang.

Namun hal tersebut di salah gunakan oleh aparatur desa yang melakukan proses transaksi jual beli atas sebidang tanah sepadan pantai yang seharus tidak boleh di perjual belikan ke pihak manapun, selain atas peraturan pemerintah daerah tentang peruntukan tataruang.

“Sudah jelas di aturan saat di terbitkannya sertipikat atas tanah tersebut, BPN telah menetapkan aturan sepadan pantai sepanjang 60 meter hingga 100 meter dari maksimal pasang surut air laut, sepenuhnya hak pemilik sertipikat,” ucap Agus Rahadi. SH, kepada media buser bhayangkara 74 Senin, (23/04).

Atas dasar prihal tersebut, Agus Rahadi.SH selaku pemegang kuasa atas tanah ‘Abdul Hasyim, Boy yoe loy dan Daniel Sikumbang, mengecam atas kebijakan yang di lakukan kepala desa pasir putih Yang telah menjual tanah tersebut tanpa berkordinasi dengan pemilik sertipikat atau kuasa tanah itu.

“Padahal tanah tersebut telah di lakukan pemagaran sampai pal  batas jalan dan batas-batas tanah yang tertera dalam sertipikat tersebut, Namun Aneh Tiba-tiba muncul nama orang yang ikut mengusai dan memiliki tanah tersebut, sedangkan sudah jelas dan terang benerang bahwa tanah tersebut adalah hak punguasaan oleh pemilik sertipikat yang di kuasakan ke saya.” kata agus.

“Sementara dari tahun di terbitkannya sertipikat tidak ada orang yang ikut menggarap dan, mengusai tanah sepadan tersebut selain dari pemilik nama dalam sertipikat itu.” “Imbuh” agus sembari dan memperlihatkan dokumen asli dari tanah tersebut.

Atas dasar itu Agus Rahadi. SH mengadukan kepala desa pasir putih ke kapolres sumbawa barat.

Di tempat yang berbeda Amirudin Reynal, selaku pembeli hak atas tanah dari Daniel Sikumbang Geram dengan apa yang di lakukan kepala desa pasir putih yang telah menjual tanah hak penguasaan atas tanah dimaksud, pasalnya Amirudin menceritakan sempat ada pertemuan antara kepala desa pasir putih dan sulaiman selaku pembeli tanah tersebut untuk merembuk secara kekelurgaan akan tetapi tidak ada penyelesian .

Dalam pertemuan itu amirudin reynal menceritakan ke media ini bahwa kepala desa telah memiliki surat kuasa dari Usman Ali di sertai sporadik pada tahun 2016 yang di tanda tangani PJS kepala desa pasir putih saat itu. Atas dasar surat tersebutlah, kepala desa menjual tanah itu ke sulaiman,

“Saya tidak pernah merasa menanda tangani sporadik tanah yang dimaksud, dan jika benar itu tanda tangan saya, maka saya perlu melihat keaslian dari surat itu, kata Saparudin PJS kades Sebelumnya, yang saya hubungi melalui telepon seluler,” cerita Amiruddin reynal sembari menunjukkan lokasi tanah.

Sementara itu Sulaiman Selaku pembeli juga telah mengakui membayar tanah tersebut, ke kepala desa setempat.” Pada Tanggal (18/04/2018) saya telah membayar tanah yang enam are tersebut sebesar enam puluh juta rupiah dan lengkap dengan kwitansinya ke kepala desa,” kata sulaiman saat di tanyai media ini. Di depan kantor desa pasir putih.

Di tempat yang berbeda Direktur Lembaga Riset Dan Pengembangan Desa (Riped) M. Rizal, S. Sos MAP. Menjelaskan langkah yang di ambil pemerintah desa telah menyalahi aturan yang telah di tetapkan pemerintah tentang hak penguasaan tanah sepadan pantai.

“Terkait itu sudah di jelaskan dalam undang-undang tahun 2007 pasal 27 tentang wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, yang mengatur jarak dari maksimal pasang surut air laut, yaitu 60 meter hingga 100 meter,” jelasnya Muhammad Rizal di kediamannya.

Selain itu Upaya kompirmasi yang di lakukan Daniel Sikumbang Bersama Media ini melalui via telepon tidak di gubris kepala desa hingga ahirnya berita ini di muat.

Dan saya telah konfirmasih ke pak danil sikumbang tentang haknya yang di kliem oleh kepala desa pasir putih kecamatan maluk kabupaten sumbawa barat dan akan melaporkan ke rana hukum tutupnya. (Hdr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional