Menu

8,663 Siswa Kesetaraan PKBM se-Kabupaten Bogor Ikuti UNBK 2018

  Dibaca : 249 kali
8,663 Siswa Kesetaraan PKBM se-Kabupaten Bogor Ikuti UNBK 2018
Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Kabupaten Bogor "Amsohi"

Bogor,Rakyatbicara.co.id – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) paket C dan B mengacu pada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor : 0044/P/BSNP/XI/2017 Tentang prosedur oprasional standar penyelenggaraan ujian nasional tahun pelajaran 2017/2018 dan PP No. 19 Tahun 2005 Tentang SNP, yang telah diubah dengan PP No. 32 Tahun 2013 dan No 13 Tahun 2015 tentang perubahan atas PP. No. 19 Tahun 2005 Tentang SNP. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang standar penilaian.

Di Kabupaten Bogor berdasarkan informasi data yang terhimpun jumlah siswa kesetaraan PKBM mandiri ada 18 Satuan, Peserta 2.094 Siswa. Menginduk 90 Satuan, peserta 6.569 Siswa. Total keseluruhan 8.663 Siswa. Menginduk 22 SMK, 10 SMA dan 8 SMP jumlah total keseluruhan sebanyak 40 Lokasi. Senin, (02/04).

Amsohi selaku Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Kabupaten Bogor saat di wawancara reporter Rakyatbicara.co.id di ruangannya mengatakan, jadwal pelaksanan PKBM Paket C dan B mengikuti jadwal Kegiatan Sekolah Formal, Pelaksanaan UNBK PKBM paket C senin 02- 5 rabu, paket B Kamis 06-08 April 2018. Senin dan paket A Selasa 07-09 mei April 2018.

“Jadwal kegiatan Pelaksanaannya menyesuaikan dengan jadwal pada Pendidikan Formal karena PKBM baik paket C maupun paket B Kondisi saat ini statusnya menginduk,” ujarnya.

Masih menurutnya, pelaksanaan Ujian Susulan Paket C jumat 27-30 april dan Jumat 11-13 Mei 2018. Pelaksanaan Ujian Nasional dimulai sejak jumat-minggu tanggal 4-6 Mei 2018 dan Jumat-minggu 11-13 Mei 2018.

“jadwal susulan ini diharapkan digunakan sebaik mungkin oleh siswa untuk mendapatkam nilai yang tinggi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Amsohi diakhir perbincangannya mengatakan, ada beberapa tantangan yang menjadi pokok perhatian khusus pelaksanaan UNBK di Kabupaten Bogor pertama sarana diantaranya jumlah komputer yang belum cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan UNBK seluruh Kabupaten Bogor. Kedua Jaringan yaitu dibeberapa wilayah kabupaten Bogor masih terdapat lokasi yang blank spot (tidak ada jaringan). Ketiga Energi yakni masih terdapat sekolah dikabupaten Bogor yang kekurangan daya energi listrik dan ada yang terkadang terkena pemadaman bergilir. Terakhir persoalan teknisi, jumlah teknisi yang kurang sehingga menyulitkan dan mengakibatkan terhambatnya kegiatan UNBK. Tantangan ini menjadi bahan kajian dan observasi agar pelaksanaan UNBK ini dapat berjalan efektif ditahun medatang.

“Upaya solusi yang mesti dilakukan pertama Step 01 Rapat Koordinasi, Kedua pemberitahuan dan yang ketiga pengamanan, Ketiga step ini akan terus dilakukan dengan pihak-pihak terkait agar tantangan ini bisa ditangani.” pungkasnya.(red/ss)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional