Menu

Diduga Proyek Kurang Modal Sehingga Pekerjaan Mangkrak

  Dibaca : 439 kali
Diduga Proyek Kurang Modal Sehingga Pekerjaan Mangkrak
Dengan pelaksanaan pengerjaan proyek Rehabilitasi Fungsi Jaringan Irigasi Cibarengkok II yang berlokasi di desa karihkil kecamatan Ciseeng diduga tidak sesuai dengan SPK, dengan ketentuan sebagai mana yang ditulis pada papan proyek yang terpasang.
Mulai dari tidak tepatnya pelaksanaan pekerjaan yang terhitung sejak pada bulan Mei 2018 tapi dilaksanakan pada 5 Juli 2018 sedangkan proyek pengerjaan terhitung 90 hari kalender, dengan nilai Rp. 438.976.000.00 no dan tanggal SPMK 610/B-24.2305/RHB-FJI/SPMK/DPUPR.Tgl 25 MAI 2018.
Tidak hanya itu terlihat dari bahan material seperti menggunakan pasir yang tidak mengikuti standar pembuatan pembangunan, nampak terlihat seperti tanah yang di campur pasir, hal ini  diduga untuk mengelabui masyarakat agar tidak terindikasi adanya kecurangan atau korupsi didalamnya.
Adanya informasi dan kontrol sosial dari masyarakat dan media, saat pengecekan di lapangan jelas pasir yang digunakan sudah di oplos dengan tanah merah sengaja hal ini dilakukan, diduga oknum kontraktor CV Jaya Fatih menggunakan bahan tersebut.
Ketika di konfirmasi dengan awak media kontraktor tersebut tidak di tempat, lalau kami coba untuk menghubungi UPT Irigasi ibu Wiwi, ia mengatakan bahwa pekerjaan ini selalu saya pantau tapi tidak menjelaskan secara tehnis dan beliau mempersilahkan langsung menemui stafnya berna Sodik, yang akan menjelaskan kondisi pekerjaan sementara kami juga kesulitan untuk bertemu dengan konsultan pengawas proyek ini yaitu PT. Benanntin Surya Cipta.
Menurut keterangan beberapa warga sekitar, bahwa pengerjaan baru dilakukan bulan juli dan pekerjaan proyek ini tidak melibatkan warga setempat, sehingga ada kecemburuan sosial terhadap masyarakat setempat, selayaknya bahwa setiap pekerjaan harusnya melibatkan warga setempat guna membuka lapangan pekerjaan dan mengantisipasi dampak sosial lainnya.
Patut diduga bahwa pekerjaan proyek ini adanya pelanggaran baik secara tehnis pengerjaan yang molor maupun sarat dengan kecurangan dalam hal bahan materialnya. Untuk memberikan efek jera alangkah baiknya bahwa perusahaan kontraktor dan konsultan pengawas ini wajib diberikan sanksi yang tegas, apalagi membuang anggaran atau pun uang masyarakat dengan hasil pendapatan daerah dan pajak. (Yn).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional