Menu

Operasi Mantap Brata 2018 Digelar hingga Pemilu

  Dibaca : 113 kali
Operasi Mantap Brata 2018 Digelar hingga Pemilu
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto
Jakarta – RakyatBicara.co.id

Gelar pasukan dalam rangka operasi kepolisian terpusat Mantap Brata menjelang Pemilu 2019. Polri menggelar pasukan terdiri dari prajurit Polri dan TNI.

Kita melaksanakan apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat dengan nama sandi “Mantap Brata 2018”, serta mengamankan penyelenggaraan Pemilu tahun 2019, yang sudah memasuki tahapan-tahapan penting, kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018).

Tito menerangkan kondisi kerawanan pada saat masa pemilu ini, bisa terjadi di tingkat nasional atau pun daerah. Selain itu di tingkat nasional kerawanan terjadi karena agenda pemilihan presiden (pilpres), di tingkat daerah kerawanan terjadi karena pemilihan anggota legislatif (pileg).
Maka kerawanannya bisa terjadi di tingkat nasional, bahkan tingkat daerah, khususnya di daerah masing-masing, di mana anggota legislatif bertarung, berkompetisi dengan anggota calon anggota legislatif lainnya,” terang Tito.
Tito menjelaskan undang-undang yang mengamanatkan sistem electoral thresholdakan memacu tiap parpol berupaya maksimal memenangkan para calon anggota legislatifnya.
Dengan adanya electoral threshold yang diamanatkan dalam undang-undang, bahwa partai yang tidak bisa mencapai jumlah anggota legislatif DPR RI 4%, partainya tidak masuk DPR, red,  jelas dia.
Maka oleh karena itu, akan memacu dan memicu partai-partai untuk bekerja maksimal semua mungkin akan all-out untuk menembus 4% jumlah anggota legislatif yang ada di Senayan,” sambung Tito.
Tito menuturkan kondisi kerawanan pemilu perlu diwaspadai. Karena itu, Operasi Mantap Brata 2018 diselenggarakan selama 397 hari. (Red).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional