Menu

PBHR Sulteng Sesalkan Distribusi Bantuan Yang Masih Belum Merata

  Dibaca : 145 kali
PBHR Sulteng Sesalkan Distribusi Bantuan Yang Masih Belum Merata
Palu, Rakyatbicara.co.id – Direktur Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat (PBHR) Sulteng Harun, SH menyesalkan masih banyaknya keluhan warga korban bencana, terkait distribusi bantuan yang tidak merata.
Kami hampir tiap hari dihubungi oleh relawan di lapangan, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini jadi daerah layanan lembaga kami yang mengeluhkan bahwa mereka masih belum mendapat bantuan, atau kalau pun ada masih sangat minim, misalnya saya baru saja ditelpon oleh warga desa Guntarano dan Bale yang mengeluhkan soal ketidakadilan distribusi bantuan. ungkap Harun.
Untuk itu, kami harapakan agar Pemerintah baik di level provinsi dan Kabupaten/ Kota agar lebih proaktif dan cermat serta bekerja secara lebih terstruktur dan cepat untuk memastikan bahwa warga penyintas benar-benar terpenuhi hak-hak dasarnya. Jangan ada kesan pemerintah menganggap ini seolah sebagai beban dan hanya kewajiban moral belaka. Kami perlu ingatkan bahwa pemenuhan hak-hak dasar warga korban bencana adalah perintah undang-undang, sebagai mana diamanatkan dalam UU 4 Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana.
Dalam Pasal 53 UU tersebut sudah ditegaskan bahwa Pemenuhan kebutuhan dasar pada masa tanggap darurat meliputi bantuan penyediaan yaitu kebutuhan air bersih dan sanitasi, pangan, sandang, pelayanan kesehatan, pelayanan psikososial, penampungan dan tempat hunian. Nah coba kita cek sekarang, bahkan di kota Palu pun masih banyak warga yang belum mendapat kebutuhan air bersih dan sanitasi apalagi PDAM belum berfungsi, bagaimana dengan warga lain di wilayah yang lebih terpencil. Padahal prioritas bantuan harus diutamakan kepada kelompok yang paling rentan. Kami harap agar pemerintah bisa bergerak cepat merespon situasi ini sesuai salah satu asas UU dimaksud yakni cepat dan tepat.
Sudah cukup banyak korban yang jatuh akibat bencana ini, jangan sampai ada korban baru lagi yang jatuh, hanya karena keteledoran dalam penanganan saat masa tanggap darurat ini. Yang agak aneh menurut kami adalah setiap hari kita bisa melihat ada puluhan atau mungkin ratusan truk yang masuk ke kota Palu dengan membawa bantuan, tapi masih saja banyak warga yang tidak tersentuh bantuan.
Lanjut Harun, untuk itu kami berharap agar pemerintah bisa bekerja dengan lebih terkoordinasi dan terpadu serta transparan dengan mengedepankan prinsip kemanusian dan keadilan. Karena yang juga kami sesalkan adalah masih ada keluhan tentang prosedur yang agak birokratis untuk mendapatkan bantuan seperti persyaratan untuk membawa KTP dan Kartu Keluarga, padahal kita saat dalam situasi darurat. Jadi kami mohon pemerintah harus lebih responsive dan proaktif menjelaskan berbagai persoalan kepada masyarakat, dan semoga semua masyarakat korban bencana bisa mendapat bantuan secara adil. (hrd/red).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional