Menu

Paham Proses Demokrasi, Masyarakat Diminta Peka Dalam Aturan Pemilu

  Dibaca : 156 kali
Paham Proses Demokrasi, Masyarakat Diminta Peka Dalam Aturan Pemilu
Jakarta, RakyatBicara.co.id – Menyangkut aturan-aturan dalam pemilu dengan peningkatan pemahaman undang-undang bidang politik, Masyarakat diminta lebih pintar dalam memahami dan menyikapi suatu persoalan pada pesta demokrasi tahun 2019. Laporkan bila melihat terjadinya suatu pelanggaraan pemilu.
Pada Saat ini telah memasuki masa kampanye. Masyarakat, tentunya bisa melihat. Satu contoh, taman dijadikan tempat pemasangan spanduk kampanye. Di sini, tindakan hukum harus berjalan. Dengan pemasangan atribut kampanye itu bukan pada tempatnya. ini Menyalahi aturan secara estetika. Aparat pemerintah akan menurunkannya bila ada persetujuan dari panwaslu. Jadi masyarakat kudu memahami dan pintar melihat masalah itu,” ujar Denny Ramdhany, Asisten Pemerintahan Jakarta Barat, Pada saat membuka sosialisasi peningkatan pemahaman undang-undang bidang politik di Twin Plaza Hotel, Kamis (15/11) pagi.
Menurutnya, masyarakat perlu diingatkan kembali terkait proses penyelenggaraan pemilu, terutama yang menyangkut aturan-aturan pemilu. Ini penting dalam upaya menyikapi permasalahan yang terjadi Dalam pesta demokrasi 2019.
Sejalan dengan itu, Pemkot Jakarta Barat bekerjasama dengan penyelenggara pemilu melakukan refresh pengetahuan tentang aturan yang ditetapkan dalam pemilihan umum. “Bila masyarakat belum paham, pemerintah kudu memberikan sosialisasi terkait aturan dalam pemilu,” ujar Denny.
Dalam sosialisasi tentang aturan pemilu itu, bertujuan menyamakan visi antara masyarakat, pemerintah, dan penyelenggara pemilu. “Ini pestanya masyarakat. Lurah dan camat saling bersinergi dengan masyarakat. Saling tukar informasi terkait penyelenggaraan pemilu. Jika ada kekeruhan, berarti mereka itu belum paham dengan proses demokrasi,” katanya.
Kepala Suban Kesbangpol Jakbar, Dirhamul Nugraha menjelaskan, peserta yang mengikuti sosialisasi dengan peningkatan pemahaman undang-undang bidang politik sekitar 300 orang. Mereka berasal dari dua wilayah kecamatan yakni Palmerah dan Grogol Petamburan.
Kali ini, dalam sosialisasi diberikan sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019. acara ini bertujuan agar “Sosialisasi dilakukan untuk memberikan wawasan tentang UU bidang politik, khususnya undang undang pemilu, jadwal pemilu serta tata caranya,” pungkasnya. (Hdr).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional