Menu

Walikota Jakarta Barat Menghadiri Prosesi Pemakaman Korban Tsunami Di Kec Kembangan

  Dibaca : 211 kali
Walikota Jakarta Barat Menghadiri Prosesi Pemakaman Korban Tsunami Di Kec Kembangan
Walikota Jakarta Barat H. M. Rustam Effendi, bersama Camat Kembangan Agus Ramdhanu S.Sos MAP, Kompol Joko Handoko SIK, Damramil Kembangan Kapt. Arm. Misin MD. (RakyatBicara.co.id).
Jakarta, RakyatBicara.co.id – Walikota Jakarta Barat H. M. Rustam Effendi, bersama Camat Kembangan Agus Ramdhanu S.Sos MAP, menghadiri prosesi pemakaman jenazah korban tsunami Hj. Tahiya Binti H. Tolab (73), warga Jalan Meruya Utara RT 05/02 Kembangan Jakarta Barat. Jenazah Hj Taliya dimakamkan di Pemakaman Kubur Batu Meruya Selatan, Kembangan Jakarta Barat.
Hadir pula dalam peroses pemakaman korban Tsunami, Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Handoko SIK, Camat Kembangan Agus Ramdhanu S.Sos MAP, Damramil Kembangan Kapt. Arm. Misin MD, Kasiepel Dishub, Irwadi, juga para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kembangan Jakarta Barat.
Seperti diketahui, Tsunami tersebut terjadi pada sabtu (22/12/2018) sekitar pukul 21.27 WIB. Tsunami tersebut menerjang beberapawilayah pantai di selat sunda, banten.
Kepada keluarga korban, walikota jakarta barat, Rustam Effendi, menyampaikan belasungkawa dan berdoa semoga korban lain yang sedang dirawat di rumah sakit segera pulih.
“Dengan apa yang telah di sampaikan oleh Gubenur Pemprov DKI Jakarta, bahwa para korban Tsunami nantinya seluruh pembiayaan baik untuk pengobatan ataupun pemakaman akan di tanggung oleh pemerintah atau di gratiskan, Ujarnya.
Dua warga di kecamatan kembangan jakarta barat, turut menjadi korban akibat gelombang Tsunami yang menghantam bibir pantai di sekitaran selat sunda, banten.
Sementara Camat Kembangan, Agus Ramdani menjelaskan, dua dari 15 warga Kembangan meninggal dunia saat musibah tsunami menerjang Selat Sunda di Pantai Anyer, Banten.
“Dua korban meninggal yakni Tahijah (73), warga Meruya Utara dan Muhammad Slamet (44), warga Srengseng. Sisanya, 13 warga mengalamii luka-luka dan masih menjalani perawatan tim medis,” jelasnya.
 Ia menambahkan, ke-15 warga yang menjadi korban terdiri dari 13 orang berasal dari Kelurahan Meruya Utara, satu warga Meruya Selatan dan seorang lagi warga Srengseng.
Mereka sedang pergi berlibur ke sana, tandasnya. (hdr,hy).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional