Menu

Rusun Marunda Dan Ratusan Penghuni Bermobil….!!

  Dibaca : 230 kali
Rusun Marunda Dan Ratusan Penghuni Bermobil….!!
Jakarta, RakyatBicara.co.id – Rusun Marunda di Cilincing, Jakarta Utara, diduga
 ditempati oleh warga berduit. Terbukti ratusan dari mereka memiliki mobil pribadi. Padahal, sesuai aturan, rusun seharusnya ditempati masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Namun, deretan mobil berharga ratusan juta masih parkir.
Seperti pantauan RakyatBicara.co.id pada Minggu (23/12) Siang. Mobil dengan berbagai merek seperti Toyota Avanza, Daihatshu Xenia, Toyota Inova, dan merek lainnya telah parkir di sepanjang jalan tersebut.
Kali ini, mobil-mobil yang biasa parkir di dalam rusun itu memang parkir di luar jalan. Pasalnya, sekitar seminggu belakangan para pemilik mobil tak diperkenankan lagi untuk parkir di dalam rusun.
Ini karena aturan penghuni rusun harus warga MBR. Beberapa warga mengungkapkan, penghuni rusun Marunda yang bermobil, memang warga berduit.
“Yang di cluster C itu ada yang punya usaha pembuatan mie, sampai punya empat tempat. Di luar juga dia punya rumah lagi sepertinya,” kata salah satu warga Rusun Marunda, yang enggan disebutkan namanya, ke RakyatBicara.co.id minggu siang.
Entah mengapa, si pemilik ini enggan pindah dari rusun tersebut. Bahkan, di tengah aturan menempati rusun yang semakin ketat, ia masih sembunyi-sembunyi menempati rusun. “Sekarang enggak mau naik mobil, orangnya milih naiknya ojek,” ujar wardi.
Namun, diakuinya, ada ratusan warga Rusun Marunda yang punya mobil. Mereka rata-rata bekerja sebagai pedagang dan di pelabuhan. hasil pantauan bahwa Di cluster A ada sekitar 50 pemilik mobil, cluster B sebanyak 50 mobil, dan cluster C 20 mobil.
Yang jadi soal adalah, para pemilik mobil ini menurut datanya adalah warga umum, bukan warga terprogram atau yang disubsidi pemerintah. Ini karena masa lalu Rusun Marunda yang mana sempat diperbolehkan untuk ditempati umum. Belum lagi penghuni ilegal yang menempati rusun dengan cara jual beli.
“Dulu itu kami tahunya umum itu tidak ada batasan, kalau warga terprogram atau subsidi enggak bisa punya mobil,” ujar wardi (Tim).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional