Menu

PWNU DKI Gelar Program Bedah Ribuan Rumah

  Dibaca : 144 kali
PWNU DKI Gelar Program Bedah Ribuan Rumah
Jakarta, RakyatBicara.co.id – Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) DKI melakukan bedah rumah milik Muhammad Yusuf (29), di Jalan Kali Baru nomor 58, RT 07/07, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.
Bedah rumah tersebut dalam rangka Program Bedah Ribuan Rumah untuk warga tidak mampu yang digelar PWNU DKI.
“Ini idenya waktu kemarin peringatan Maulid  Nabi, kami mau bikin maulid seperti apa. Karena kami biasanya hanya tahlilan dan tahmid, itu nggak boleh ditinggal termasuk ada tausiyah dan ceramah dari kyai. Tapi habis itu saya ada kekhawatiran, persoalan umat kan bukan disitu saja, persoalan umat ini kemiskinan, lebih fokus lagi masalah tempat tinggal,” kata Saefullah, Ketua Tanfidziyah PWNU DKI, di lokasi bedah rumah tersebut, Minggu (6/1/2019).
Menurut Saefullah, dirinya juga pernah melakukan kajian, apa yang dibutuhkan masyarakat Jakarta. “Ternyata menurut masyarakat, rumah menjadi nomor tiga yang menjadi prioritas pembangunan di Jakarta,” kata Saefullah.
Karena itu, lanjut pria yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) DKI tersebut, melalui organisasi NU, bisa menyalurkan kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal melalui bedah rumah. Pihaknya pun membuka rekening untuk umat yang hendak membantu masyarakat lewat bedah rumah.
“Modalnya 0 persen, tapi teman-teman ini semangatnya luar biasa. Saya punya keyakinan umat yang menitipkan hartanya baik zakat, maupun zakat malnya dititipkan di sini jika program ini dilakukan secara transparan,” katanya.
Karena itu, pihaknya akan mengontrol rekening tersebut dengan mempersilakan untuk diaudit oleh auditor independen. “Insya Allah rencana kami untuk bedah ribuan rumah. Minggu ini lima rumah akan kami bedah,” jelasnya.
Kriteriarumah yang dibedah adalah yang sangat membutuhkan. Salah satunya seperti rumah milik Muhammad Yusuf tersebut. “Pak Yusuf ini sangat membutuhkan, Kalau malam ngajar ngaji. Makanya tempatnya harus nyaman. Jadi biar ruang sempit seperti ini, tapi anak-anak bisa fokus mengaji,” jelas Saefullah.
Sementara itu, Yusuf mengaku bersyukur rumahnya mendapatkan Program Bedah Ribuan Rumah oleh PWNU DKI. Sebab, rumah tersebut telah lama tidak bisa dihuni. “Rumah saya ini sudah tiga tahun nggak bisa ditempati karena roboh. Jadi selama ini saya ngontrak di dekat sini,” kata Yusuf.
Luas rumah tersebut 3×5 meter. Rencananya akan dibangun dua lantai. Ia sendiri saat ini tinggal bersama satu anak dan istrinya.
“Saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PWNU DKI. Karena selain menjadi tempat tinggal kamo yang nyaman juga akan menunjang saya untuk mengajar mengaji pada anak-anak. Mudah-mudahan ini akan terus berkelanjutan,” ujarnya. (wbo).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!





Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional