Menu

Para RW Keluhkan PKH, Ketua PWRI Ingin Dinas Terkait Mendata Ulang 

  Dibaca : 301 kali
Para RW Keluhkan PKH, Ketua PWRI Ingin Dinas Terkait Mendata Ulang 
Ketua DPC PWRI Kabupaten Bogor, Rahmat Selamat SH, M.Kn, Tiga Dari (Kanan), Berserta Para Ketua RW.
Bogor, Rakyatbicara.co.id – Hadirnya Lima orang dengan menyambangi posko PWRI peduli, bukanya warga yang datang tetepi kepala Rukun Warga (RW) mewakili beberapa warga yang tinggal di Wilayah Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat.
Para RW yang datang mewakili Warga se-kecamatan, untuk menbicarakan terkait Program Nasional dari Pemerintah Pusat yang mana kebanyakan dari penerima bantuan perogram tersebut, tidak pernah tepat sasaran dan penerima bantuan tak kunjung mendapatkan, Minggu (3/2/2019).
Program Keluarga Harapan (PKH) sebagaimana kita ketahui yang menjadi sasarannya untuk keluarga  yang pendapatannya minim, rumahnya dari kayu atau bisa dikatakan tidak layak untuk dihuni.
M. Hasan Basri Desa Sukadamai bercerita ada salah satu warga mendapatkan (PKH) dari Pemerintah, bila dilihat secara fisik tempat tinggalnya bagus “apalagi yang punya rumah juga punya usaha, jadi bingung saya… kenapa yang mendapat PKH orang mampu,” terang Hasan panggilan akrabnya.
Di sisi lain Didin, yang tinggal di Kecamatan Dramaga mengatakan, warga yang masuk PKH walaupun sudah didata serta diajukan, tapi pada memasuki waktunya tetap tidak mendapatkan, padahal pengajuannya dari tahun – tahun sebelumnya. Jadi buat apa data warga yang sudah didaftarkan serta diajukan kalau Pemerintah khususnya yang terkait (Dinas Sosial) tidak merespon. Verifikasi… Verifikasi terus tapi yang berhak tidak pernah menerima, ungkap didin.
Miskat RW Bojong Jengkol menceritakan,  pernah datang orang membawa data (daftar warga) ke saya untuk memverifikasi, “lah saya bingung, saya gak pernah mendata juga gak pernah ada laporan ke saya bahwa warga masuk PKH… eh tahu-tahunya setelah dilokasi dilihat rumahnya gak ada,” tolong dong yang mempunyai kewenangan, atau petugas terkait turun kebawah “jangan cuma mempunyai data tapi pertanggung jawabannya gak jelas, saya sebagai kepala rukun warga… kan pasti tahu, mana warga yang berhak menerima atau tidak,” ungkap Miskat.
Keluhan warga yang lain, Nugraha Desa Ciasmara, Kecamatan Pamijahan juga mengeluarkan keluh kesahnya. Nama – nama pada warga yang masuk Program Keluarga Harapan (PKH). dengan kondisi tempat tinggal saya tahu – tahunya sudah ada aja…. “heran saya, padahal gak pernah ada orang dari Dinas Sosial datang, jadi data itu dari mana, bang…….? berbalik tanya Nugraha kepada pewarta.
“Lanjut Nugraha, jangan – jangan data yang selalu diajukan oleh kepala desa tempat saya tinggal selalu menjadi referensi Dinas Sosial… ya bang? Jadi itu – itu terus aja yang jadi pegangan atau data Dinas Sosial, Dinas Sosialnya gak mau turun melihat keadaan masyarakatnya… ini mah baru pemikiran saya, bang” kata Nugraha.
Agar tercapainya rasa keadilan sosial masyarakat serta dapat meminimalisir terjadinya salah sasaran pada penerima bantuan PKH.
Kami selaku Ketua RW yang  mewakili masyarakat Bogor berharap kepada Ketua DPC PWRI Kabupaten Bogor, Rahmat Selamat SH, M.Kn. berharap dapat membantu dalam keluh kesahnya yang mungkin akan didengar para pejabat khususnya Dinas Sosial agar program pemerintah yang direncanakan atau yang sudah berjalan ini bisa dirasakan oleh yang berhak menerimanya, ujar Para RW.
Menerima keluhan dari para Rukun warga (RW), yang telah membawai keluhan para warga untuk menyambangi Posko Kemanusiaan PWRI Kabupaten Bogor.
Rahmat Selamat SH, M.Kn selaku ketua menanggapi dan menerima aspirasi mereka. serta akan menyampaikan keluhan pada data dan fakta terbaru (update) di lapangan, yang nantinya pada dinas terkait untuk memverifikasi. dalam program Keluarga Harapan ini, yang nantinya di data ulang kembali oleh dinas terkait, ujar Rohmat. (hdr).
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional