Menu

Warga Kampung Sawah Berharap, Lahan Bermasalah Dan Permukiman Terisolir

  Dibaca : 514 kali
Warga Kampung Sawah Berharap, Lahan Bermasalah Dan Permukiman Terisolir

Jakarta, Rakyatbicara.co.id – Pembangunan di Ibukota, belum merata. Hal itu, mengundang warga Kampung Sawah, RW. 11, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, yang sudah disetujui tahun pemukimannya terisolir.
Karena itu, di masa kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta, saat ini mereka berharap ada pembangunan di Lingkungan. Terlebih, saat ini telah terbentuk kepengurusan RT / RW di Kampung Sawah.

“Warga pastinya berharap pembangunan bisa terlaksana tahun ini, menunggu bahkan sekarang ini kita sudah ada yang terbentuk kepengurusan RT / RW. Dan Pak Walikota juga pernah menjanjikan ada pembangunan tahun ini, ”ucap Mustar, warga Kampung Sawah. Jumat (8/3/2019).

Perbaikan jalan dan pembuatan saluran, sambungnya, menjadi harapan prioritas dan warga lain dalam pembangunan di Lingkungan.“Karena memang jalan yang rusak semua, begitu pun dengan saluran udara. Wajar bila hujan terus menerus, pemukiman kami terendam, ”paparnya.

Lamuraji Maswain, Sekertaris RW. 11, Kampung Sawah, mengatakan ada sekitar 3.500 Kepala Keluarga (KK) tinggal di RW. 11 Kampung Sawah, Kelurahan Semper Timur. “Mereka terpilih sebagai warga Jakarta dan memiliki KTP, hampir setiap tahun tinggal. Tapi kita belum menikmati pembangunan, ”katanya.

Menurutnya, Pemerintah Jakarta Utara, tidak berani membangun lantaran lahan yang mereka tempati disebut bermasalah. “Kita pernah mediasi dengan orang yang mengaku sebagai pemilik lahan dengan adu bukti surat, dan membuktikan mereka tidak dapat membuktikan karena alasan hilang,” jelasnya.

Adanya Musrenbang (Musyawah Perencanaan Pembangunan) di tingkat kelurahan, yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu diharapkan tidak lagi menjadi seremonial belaka.“Tahun ini Musrenbang boleh disetujui secara fisik, karena sebelumnya hanya pengadaan seperti gerobak sampah saja,” ucapnya.

Camat Cilincing, meminta untuk tidak pernah meminta izin Kampung Sawah karena lahan masih dalam sengketa. “Terima kasih untuk Musrenbang sah – sah saja dan tolong, karena kan memang menunggu untuk diminta – minta yang ada,”. (wbo).

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional