Menu

Alfanshah Abdullah : GM Anyer & Carita Destinasi Wisata Unggulan Lokal

  Dibaca : 414 kali
Alfanshah Abdullah : GM Anyer & Carita Destinasi Wisata Unggulan Lokal

Pantai Carita adalah desitinasi yang menjadi primadona pariwisata daerah Propinsi Banten dengan keindahan pantai yang tak kalah dengan Bali. Ditambah, pemandangan gunung Krakatau yang melegenda. Setelah gunung krakatau meletus dan mengeluarkan isi magmanya, kini ketinggian anak Gunung Krakatau sudah mengempis dari ketinggian 330mdpl menjadi 110 mdpl. Maka optimisme mulai dirasakan masyarakat Banten untuk membangun kembali daerah wisatanya.

Salah satu titik awal kebangkitan Pariwisata Carita dan Banten adalah adanya event “Selat Sunda Aman” yang diadakan Mutiara Carita Cottages dengan support dari Kementerian Pariwisata. Acara meriah yang diadakan pada 12 Februari lalu dihadiri Menteri Pariwisata Dr Ir Arief Yahya, M.Sc dan diikuti kurang lebih 750 Pelaku Pariwisata Banten beserta Pemerintah Daerah dan Masyarakat setempat.

Acara ini dimeriahkan berbagai macam jenis aktifitas. Seperti, lomba memancing tradisional diikuti 250 peserta, lomba perahu hias oleh nelayan sekitar. Atraksi budaya lokal seperti Rampak Bedug, Debus Banten dan Kesenian degung. Sebagian masyarakat Banten juga ikut berpartisipasi dengan membuka stand usaha rakyat seperti kerajinan Batik Banten, Seni Ukir Carita, Kerajinan Kerang, Kuliner Khas Daerah berupa emping, otak2 kue balok dan ikan asin, Kaos Pantai dan Tato Temporer.

Dr Boedi Mranata

Owner Mutiara Carita Cottage, Dr Boedi Mranata, melihat kejadian tsunami ini dengan cara yang sangat berbeda dimana bencana ini bisa dijadikan momentum suatu titik balik dari kebangkitan tempat wisata selat sunda.

Hari kedua setelah terjadi tsunami, Mutiara Carita tetap memutuskan untuk beroperasi secepatnya. Dilain itu, Mutiara Carita Cottage juga akan membangun fasilitas fasilitasnya lebih baik bahkan dari sebelumnya. Cottage-Cottage yang rusak akan dibangun kembali dengan design dan tata ruang yang lebih baik untuk kenyamanan tamu yang menginap.
Dengan adanya budaya, gaya bangunan, makanan, dan kearifan lokal yang unik, Visi kedepan Dr Boedi Mranata, melihat berkembangnya daerah Anyer & Carita menjadi destinasi wisata unggulan baik lokal maupun mancanegara.

GM Mutiara Carita Cottage, Alfanshah Abdullah,SE Ak, menambahkan, sebagai salah satu tempat wisata terbesar di daerahnya telah berkomitmen untuk menjadi katalisator yang mendorong terwujudnya visi tersebut.

Tentunya untuk melakukan tujuan tersebut tidak mudah. Dan diperlukan kerja sama bahu membahu antara sesama pelaku pariwisata dan masyarakat secara berkesinambungan. Ia berinisiatif, mengajak kerja sama pengelola maupun masyarakat sekitar untuk lebih mengoptimalkan potensi destinasi wisata di sekitar wilayah Banten. Contoh dari inisiatif ini meliputi, menggali potensi kearifan lokal yang belum dikenal secara umum seperti Seni Ukir Carita, kerajinan kerang, produksi makanan tradisional ( emping, otak2, gula merah dsb ), sampai di cara penanaman dan pengolahan padi dengan cara tradisional yang sudah berabad – abad lamanya.

Mencari tempat-tempat destinasi wisata baru di sekitar wilayah banten seperti di Cisolong, yang menurut kabarnya menjadi tempat pemandian air panas saat zaman kolonial Belanda, serta perkebunan – perkebunan rakyat yang di tumbuhi oleh dengan tumbuhanan lokal yang menjadi ciri khas daerah tersebut.

Promosi bersama destinasi wisata yang belum optimal, seperti Curug gendang, Curug putri (air terjun)
Menggali budaya kesenian dan tarian khas banten dan mencarikan platform untuk mempertontonkannya.

Dengan adanya inisiatif inisiatif diatas, ia berharap, semua elemen masyarakat secara koletif dapat berkontribusi untuk memajukan pariwisata Banten. Sehingga roda perekonomian setempat bisa berputar cepat dan dinikmati oleh semua masyarakatnya seperti layaknya pada daerah wisata unggulan lainnya. (Red)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional