Menu

Kepsek Nanggewer 01 Kecewa, Pembangunan RKB Dikerjakan Asal Jadi

  Dibaca : 265 kali
Kepsek Nanggewer 01 Kecewa, Pembangunan RKB Dikerjakan Asal Jadi

Bogor, Rakyatbicara.co.id – Pembangunan sarana pendidikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang selesai di penghujung tahun 2018 yang dilaksanakan oleh rekanan terkesan terburu buru hingga finish nya asal jadi.

Hal tersebut tercermin dari kegiatan pembangunan dan rehab gedung SDN Nanggewer 01 yang berlokasi di Jalan Raya Bogor Kelurahan Nanggewer Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor.

Pembangunan Gedung rencana bertingkat untuk Ruang Kelas Baru (RKB) yang dilaksanakan oleh CV. Arafah yang beralamat di Kampung Cipayung Rt.002 Rw.009 Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, tersebut terkesan dikerjakan asal-asalan hingga hasilnya sangat mengecawakan.

Gedung yang dibagun dari dana APBD dan baru 6 bulan selesai dibangun. sudah nampak terjadi keretakan dimana-mana dan tembok plesteran nya pun banyak yang sudah terkelupas, bahkan menurut informasi dari Kepala Sekolah SDN Nanggewer 01 Tatang Rasmana, kerusakan tersebut sudah lama terjadi yakni satu bulan sejak pekerjaan oleh CV. Arafah itu selesai.

“Kerusakan tersebut diketahui sejak satu bulan setelah selesainya pengerjaan, dan kami pihak sekolah telah menyampaikan perihal tersebut kepada pihak pelaksana melalui bapak Fendi untuk diadakan perbaikan, Namun hingga saat ini belum juga ada perbaikan dari pihak pemborong”, ungkap Tatang saat di konfirmasi dikantornya, kamis (23/5/2019).

Tatang juga menambahkan dengan adanya keretakan bangunan tersebut tentu sangat memprihatinkan sekaligus menjadi kekhawatiran para guru dan murid kami yang setiap hari malakukan kegiatan belajar mengajar. Kami berharap pihak pemborong agar segera menunaikan kewajibannya untuk melakukan perbaikan, Ucap Tatang.

Ia juga menyatakan cermin buruk pelaksanaan pembangunan dengan uang rakyat itu semestinya menjadi pertimbangan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, dalam menggandeng pelaksana kegiatan. Demikian juga konsultan pengawas, dalam hal ini CV. Rompok Raos Dimensi, semestinya lebih serius dalam melaksanakan pengawasan.

Ketika pihak pemilik atau pun pemborong Fendi, saat di konfirmasi melalui whatsApp mengatakan, kerusakan akan di rapikan dan akan di lakukan. karna masih dalam pemeliharan “nanti di rapihkan” ucap Pendi.

Namun mengapa hingga saat ini, bangunan yang baru saja di rehab atau di bangun berberapa bulan lalu sudah mengelupas dan retak, dari hasil pekerjaan tersebut. duga kemungkinan apakah pekerjan ini asal-asalan sehingga keuntungan bisa dirahi lebih banyak lagi.

Dengan kejadian ini inspektorat kabupaten bogor harus menindak tegas para pemenang lelang, bahkan diduga pihak CV atau pemborong mencari keuntungan lebih banyak sehingga tidak mementingkan kualitas ataupun keselamatan para murid dan guru yang sedang di ruangan tersebut. (hdr,Santo).

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional