Menu

Pdt. Dr. Japarlin Marbun: Serahkan Kepada Tuhan Siapa Yang Tuhan Pilih Untuk Menjadi Ketua GBI Kedepan

  Dibaca : 126 kali
Pdt. Dr. Japarlin Marbun:     Serahkan Kepada Tuhan Siapa Yang Tuhan Pilih Untuk Menjadi Ketua GBI Kedepan

Jakarta, Rakyatbicara.co.id – Gereja Bethel Indonesia (GBI) akan menggelar Sidang Sinode yang ke XVI pada tanggal 27-30 Agustus 2019 bertempat di SICC Sentul, Babakan Mandang, Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Acara ini terdiri berbagai rangkaian, pertama sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) yang akan dilakukan tanggal 21- 23 Agustus, diklat terhadap calon pendeta yang akan dilaksanakan di hotel grand safari mulai tanggal 24-27.

Sampai sekarang peserta yang mendaftar itu ada 4364 cukup banyak. Jadi, sekarang panitia dan pekerja lainnya, sedang mempersiapkan segala sesuatu supaya ketika sidang sinode akan dilakukan semua diharapkan berjalan dengan baik sehinggga melalui sinode ini seperti yang selalu kita katakan akan ada kesinambungan perkembangan dari Gereja Bethel Indonesia (GBI).

“Saya sampaikan bahwa calon-calon pendeta yang akan dilantik menjadi pendeta itu sekitar 900, jadi mereka sebelum dilantik menjadi pendeta maka mereka akan ditrening dahulu. Mereka sudah selesai seleksi pada tingkat daerah dimana di daerah sudah proses ujian baik administrasi dan mereka sudah disahkan oleh sidang MPL bahwa mereka akan dilantik dalam sinode tapi sebelum mereka dilantik dalam sinode maka mereka terlebih dahulu di trening dahulu selama 3 hari di puncak barulah mereka akan di lantik dalam sidang Sinode.

Saya minta media bisa mewartakan agar masyarakat atau gereja jemaat kita mengetahui akan ada Event ini, maka kita harapkan mereka berdoa untuk event ini sehingga, event kita ini tidak sekedar rapat dimana aka ada sidang-sidang pleno.

Akantetapi kita berharap melalui sidang Sinode ini akan terjadi kegerakan baru dimana Tuhan memberikan semangat pada hamba-hambanya dan memberikan semangat kepada para pendeta sehingga mereka bisa melanjutkan pelayanan di wilayah mereka masing-masing,” tegas Pdt. Japarlin Marbun Ketua umum BPH GBI slaat memberikan keterangan kepada awak media menyangkut Sidang Sinode yang ke XVI pada tanggal 27-30 Agustus 2019 bertempat di SICC Sentul, Babakan Mandang, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Kamis (15/8/2019).

Ditegaskan Japarlin, untuk sinode kali ini karena ini kegiatan internal maka akan dilaksanakan secara internal. Dimana awalnya kata Japarlin, surat sudah disampaikan kepada Presiden, namun beliau tidak bisa datang, jadi untuk seluruh acara dilakukan secara internal dengan demikian semua lebih fokus kepada apa yang menjadi program GBI dalam sidang sinode ini, katanya.

Adapun para kandidat yang akan bertarung merebutkan orang nomor satu di GBI ada empat orang diantaranya, Pdt. Dr. Japarlin Marbun, Pdt. Dr. Jacob Nahuway, ma, Pdt. Ferry Haurissa MTh, dan Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham MTh.

Menurut Japarlin, dalam pemilihan figur di GBI, secara umum sebetulnya yang mengambil keputusan adalah musyawarah untuk mufakat. Akan tetapi bila tidak tercapai mufakat maka dilakukan pemilihan voting. “Jadi untuk pemilihan Ketua Sinode selama ini yang kita lakukan adalah voting.

Karena susah untuk bermusyawarah dengan jumlah sedemikian banyak orang. tentunya strateginya berdoa saja kita serahkan kepada Tuhan siapa yang tuhan pilih melalui hambanya yaitulah yang menjadi Ketua GBI kedepan,” pungkasnya.

Di jelaskan Japarlin, 4 tahun yang lalu adalah GBI mantap, adalah singkatan N dari kata maju, GBI berharap menjadi gereja yang maju. Lalu A dari kata andalkan Tuhan, dengan harapan tentu gereja mau mengembangkannya harus mengandalkan Tuhan banyak berdoa, berserah kepada Tuhan, lalu N dari kata Niat dan kudus.

Semua oran yang bekerja harus dengan niat yang tulus dan kudus. Lalu P kata tertib. Orang harus mengerti akan hak dan kewajibannya utamakan kewajibannya dulu kemudian menuntut haknya. Lalu A ayomi. Kita ingin agar supaya organisasi mengayomi seluruh jemaat dan pejabat di dalamnya, lalu T dari kata professional, maka GBI lakukan pengembangan organisasi yag professional.

“Jadi 4 tahun kita melakukan pemantapan bidang organisasi, sehingga organisasi kita tertata dengan baik melalui data base yang baik melalui sistem yang baik, kita juga melakukan pemantapan rukmen SDM, pemantapan keuangan yang mantap.

Pemantapan kesatuan, sehingga terjadi pekerjaan yang baik, pemantapan hubungan baik pemerintah maupun tokoh agama lainnya sehingga betul-betul membangun hubungan yang baik dengan ketua gereja lain tapi juga tokoh agama lain maupun pemerintah, tingkat rendah sampai yang tertinggi.

Hubungan camat, bupati, gubernur, walikota bahkan kepada Presiden pun. Untuk itulah kemajuan-kemajuan itulah yang GBI capai selama 4 tahun dan tentu kita berharap kedepan lebih maju lagi.

Sekali lagi sinode ini tidak hanya kita lakukan sebagai sekedar katakan kegiatan rutin organisasi akan tetapi mau berdoa supaya Tuhan berikan kekuatan baru, semangat baru, visi yang baru sehingga kita bekerja lebih kuat dan lebih semangat lagi, sehingga adanya capean-capean lebih tinggi lagi untuk kemuliaan nama Tuhan,” tutupnya.

Hadir dalam jumpa pers Pdt. Dr. Japarlin Marbun, Pdt. Himawan Leonardo Sekretris I BPH GBI, Pdt. Naftali Untung MTh Sekretaris I BPH GBI, Pdt. Ir. Suyapto Tandayawasesa MTh Bendahara Umum BPH GBI, Pdt. Sutandi Rusli Ketua Pan Pel Sinode XVI, Pdt. Joel Manalu MTh Ketua DepartemenDPA dan beberapa anggota panitia lainnya. (Parulian).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional