Menu

Unsur Ormas Kristen Bersam-Sama Menyuarakan Makna Kemerdekaan RI 74 Tahun

  Dibaca : 79 kali
Unsur Ormas Kristen Bersam-Sama Menyuarakan Makna Kemerdekaan RI 74 Tahun

Jakarta, Rakyatbicara.co.id – Delapan Unsur Ormas berkumpul bersama untuk menyatakan sikap mereka satu persatu untuk membacakan untuk menjelaskan “Makna Kemerdekaan Indonesia di Hut RI 74 tahun”. Bertempat di Restoran Handayani Prima Jalan Matraman Raya Jakarta Timur.

Agenda pernyataan sikap pimpinan Ormas Kristen mengenai makna kemederkaan RI. Delapan Unsur Ormas Kristen yakni Pdt. Yerry Tawalujan M. Th Ketua Umum DPP Gerkindo, Pdt. Brigjen TNI (P) Harsanto Adi M.M Ketua Umum API, Djasarmin Purba SH, MH Ketua Umum DPP MUKI, Pdt. Dr. Joshua Tewuh Ketua Umum Indonesia Christian Wach, Pdt. Dr. Antonius Natan Th.M Fasilitator Lumbung Yusuf, Pdt. Dr. Jerry Rumahlatu Ketua Umum DPP PCPI, Lana Koentjoro SH, Ketua Umum DPP Perempuan Indonesia Maju dan John Nainggolan S.Hut Ketua Umum AKGI.

Ormas Kristen dengan ini menyatakan bahwa :
Pertama, kemerdekaan bagi Presiden untuk memaknai hak preogratifnya menentukan pembantu-pembantunya dalam Kabinet. Presiden harus bebas dan merdeka dari pengaruh Ormas, relawan bahkan partai politik dalam menentukan dan mengangkat pembantu-pembantunya yang akan duduk sebagai Menteri dalam Kabinet 2019-2024.

Dua, kemerdekaan bagi setiap umat beragama untuk menjalankan ibadah sesuai kepercayaan dan agamanya masing-masing. Tidak boleh lagi ada intimidasi apalagi pelarangan ketika umat beragama ingin menjalankan ibadah sesuai kepercayaannya. Kami mendukung aparat keamanan untuk secara tegas menindak oknum yang bertindak seolah-olah berada diatas hukum dan melakukan pelarangan umat untuk beribadah.

Tiga, kemerdekaan bagi penganut aliran kepercyaan untuk mengekpreasikan dan menjalankan ibadah sesuai kepercayaannya. empat, kemerdekaan setiap penduduk Indonesia untuk mendapatkan penghidupan yang layak, secara khusus bebas dari masalah gizi buruk dan stunting.

lima, kemerdekaan bagi anak-anak muda usia produktif untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Oleh karena itu, mereka layak diberdayakan, ditingkatkan keahlian SDM-nya dan diberikan bantuan ketersediaan lpangan pekerjaan. enam, kemerdekaan mempertahankan budaya asli nusantara dari serbuan budaya luar yang bukan Indonesia. tujuh, kemerdekaan untuk mempertahankan NKRI berdasarkan Pancasila UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

Dijelaskan Pdt. Yerry Tawalujan M. Th sebagai Ketua Umum DPP Gerkindo, dari pimpinan-pimpinan Ormas Kristen dan bersamaan menyikapi hari ulang tahun kemerdekaan RI yang 74. Apa sebenarnya makna dari kemerdekaan itu. “Kami ingin memberikan sumbang pikiran kemerdekaan untuk seluruh elemen Bangsa mulai dari pemerintah Presiden terpilih Joko Widodo sampai kepada masyarakat yang selama ini termarjinalkan kita merangkum menjadi 7 poin besar tentang arti kemerdekaan,” ujarnya Kamis (15/8/2019) di Jakarta.

Menurut Yerry, tidak semua unsur dan elemen Bangsa khususnya makna dari kemerdekaan itu bisa terangkum dalam 7 poin ini akan tetapi Ormas Kristen percaya 7 poin besar ini sudah memberikan aura, sudah memberikan penekanan, kepada kemerdekaan yang komfrehensif mulai dari Presiden terpilih sampai kepada masyarakat terbawah untuk bersam-sama tetap mempertahankan mengisi dan memaksimalkan kemederkaan yang sudah di raih oleh para pahlawan pendiri bangsa 74 tahun lalu, imbuhnya.

Diuraikan Yerry, keadaan ideal dari suatu Bangsa yang merdeka, itu adalah kemerdekaan dari segala hal yang menghambat warga negara yang memaksimalkan potensinya. Termasuk mempergunakan hak asasi dari setiap warga negara. Kemederkaan yang ideal itu khusus kebebasan untuk menjalankan ibadah sesuai kepercayaannya agama dari setiap warga negara kenyatannya kita melihat masih aja rongrongan dan hambatan-hambatan.

“Nah ini tugas kita bersama seluruh rakyat Indonesia untuk memastikan bahwa kemederkaan untuk beribadah itu dilaksanakan bukan hanya dijamin tetapi dilaksanakan dan tidak ada orang lembaga unsur apa pun yang memaksakan pelarangan terhadap siapa pun warga negaranya untuk beribadah sesuai dengan agamanya masing-masing,”pintanya. (Parulian).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional