Menu

Kejari Tunggu BPK Hitung Kerugian Kasus Dugaan Korupsi Panwaslu Halut Tahun 2015

  Dibaca : 25 kali
Kejari Tunggu BPK Hitung Kerugian Kasus Dugaan Korupsi Panwaslu Halut Tahun 2015
Halut, Rakyatbicara.co.id– Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara (Halut) kembali berjanji terkait Kasus Dugaan Korupsi di Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) tahun 2015. Kini, mereka menunggu penghitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Demikian disampaikan Kasi Intel Kejari Halut, Erwin Ari Nur, Senin (19/08/2019) kemarin.
Erwin pada wartawan mengatakan, untuk kasus Panwaslu, pihaknya sememtara menunggu BPK melakukan penghitungan kerugian negara. Sehingga, pihaknya belum dapat menetapkan tersangka dalam kasus dimaksud.
Meski, lanjut Erwin, pihaknya telah mengetahui bahwa dalam kasus tersebut ada kerugian negaranya. Karena, menurut dia, harus secara real. Dimana, yang berwewenang menghitung kerugian negara adalah Auditor. Karena, yang secara mutlak menghitung kerugian negara itu BPK.
“Tapi, kasus ini tetap jalan. Kita tinggal menunggu penghitungan kerugian negaranya,” kata Erwin.
Pihaknya juga, kata Erwin, mereka belum bisa pastikan kapan akan dapat ditetapkan tersangkanya. Sebab, dalam penghitungan kerugian negara, pihaknya tidak bisa mengintervensi kinerja pihak lainnya.
Sementara itu, terkait kendala yang dihadapi, Erwin menyebutkan banyak pihak yang diperiksa pihaknya sebagai saksi. Sejauh ini pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi. Hanya saja, Erwin mengaku tidak menghafal berapa jumlah pasti saksi yang telah diperiksa.
“Karena, saksi-saksi yang diperiksa pihaknya ada dari Loloda Kepulauan hingga kecamatan lainnya,” ucapnya.
Bahkan, lanjut Erwin, mereka juga memeriksa Komisioner tahun 2015 waktu itu. Sehingga, hal tersebut juga yang membuat proses semakin lama dan dapat dibilang juga menjadi hambatan mereka. (Willy).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional