Menu

Duo Semangka Meminta Maaf, Berjanji Memperhatikan Penampilannya Saat Menghibur Masyarakat

  Dibaca : 30 kali
Duo Semangka Meminta Maaf, Berjanji Memperhatikan Penampilannya Saat Menghibur Masyarakat

Jakarta, Rakyatbicara.co.id – Komisi Perlidungan Anak Indonesia (KPAI) adalah lembaga independen yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Adapun tugas KPAI berdasarkan pasal 76 adalah :

A. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan perlindungan dan pemenuhan Hak anak.

B. Memberikan masukan dan usulan dalam perumusan kebijakan tentang penyelenggaraan perlindungan anak.

C. Mengumpulkan data dan informasi mengenai perlindungan anak.

D. Menerima dan melakukan penelaahan atas pengaduan masyarakat mengenalai pelanggaran Hak anak.

E. Melakukan mediasi atas sengketa pelanggaran Hak anak.

F. Melakukan kerja sama dengan lembaga yang dibentuk masyarakat di bidang perlindungan anak.

G. Memberikan laporan kepada pihak berwajib tentang adanya dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang ini.

Inilah tugas dan tanggujawab KPAI, Dari tugas ini baru-baru telah memanggil untuk klarifikasi artis Duo Semangka adanya pengaduan dari guru-guru dan orangtua terhadap adanya tiga konten vidio yang memang menampilkan konten berbau pornografi.

Hal ini pun tegaskan Ketua KPAI, Dr. Susanto, MA menegaskan, pihaknya memanggil pelantun lagu ‘Mantul-Mantul’ karena mendapatkan sejumlah pengaduan dari guru dan orang tua. Karena ada tiga konten video yang memang menampilkan konten pornografi. ”

Apa yang dilakukan oleh KPAI semangatnya adalah menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat. Ada sejumlah keluhan dari masyarakat, sebagian guru juga WA (WhatsApp) ke saya, bahwa ada beberapa konten dari Duo Semangka yang dianggap kurang pantas, tidak patut, dan tidak sesuai dengan asas-asas kesusilaan,” urainya saat memberikan keterangan kepada media dikantornya KPAI Jalan Tengku Umar Menteng Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Dijelaskan Susanto, bahwa tugas dan tanggjwab seorang guru dan orang tua mendidik anak-anaknya dengan biaya yang tidak sedikit. Sementara itu, pemerintah juga memberikan anggaran yang besar untuk dunia pendidikan.

Sehingga, pihaknya memanggil Duo Semangka dalam rangka menyelaraskan dengan komitmen negara dalam hal ini. “Negara saat ini memang punya komitmen besar untuk membangun karakter generasi kita, tidak hanya cerdas tapi punya karakter baik. Perilakunya baik, cara bertutur kata juga baik, cara berperilaku juga positif,” tegasnya.

Maka dari itu Susanto meminta, tanggung jawab untuk mencerdaskan kehidupan Bangsa bukan hanya dibebankan kepada pemerintah, namun tanggung-jawab semua elemen masyarakat. Termasuk, pada pekerja seni. Karena punya penggemar cukup banyak, yang mengundang Duo Semangka juga cukup banyak, dan banyak juga anak-anak kita yang nonton apa yang bisa disampaikan Duo Semangka, baik goyangan ataupun aktivitas yang dilakukan, urainya.

Maka dari Susanto berharap, dengan adanya pengaduan tersebut, pihaknya akan semakin proaktif untuk bersinergi dengan lembaga lainnya dalam rangka melindungi generasi muda Indonesia. Tentunya, agar tidak terpapar dengan konten-konten berbau pornografi. “Kita sesegera mungkin akan menindaklanjuti aduan masyarakat ini dan kita akan klarifikasi juga kepada penyedia platform, dalam hal ini adalah YouTube.

Kita juga akan bersurat kepada Kominfo agar memblokir konten-konten yang kita kategorikan sebagai konten-konten yang tidak pantas, dan sesuai dengan asas-asas kesusilaan dan norma yang berlaku di Indonesia,” pintanya.

Disisi lain Margaret Aliyatul Maimunah Komisioner Bidang Pornografi membacakan lima poin kesepakatan antara KPAI dengan Duo Semangka.

Pertama, membenarkan orang di dalam konten yang tersebar di media sosial tersebut adalah mereka. Meskipun tidak mengetahui siapa yang mengupload video tersebut di YouTube.

Dua, KPAI meminta Duo Semangka sebagai bagian pekerja seni yang memiliki pengaruh dan penggemar cukup banyak di masyarakat, agar segala aktivitas seni yang ditampilkan itu memperhatikan asas-asas kepatutan dan kesusilaan yang berlaku di Indonesia.

Ketiga, KPAI mengajak Duo Semangka bisa bersama-sama ikut serta dalam melakukan upaya-upaya perlindungan anak baik di dunia nyata, maupun maya.

Empat, Duo Semangka menyetujui dan berkomitmen untuk melakukan inovasi dan kreativitas seni yang memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak, dan kelima, usai pertemuan, pihaknya tidak serta merta membiarkan Duo Semangka.

Namun KPAI akan akan terus melakukan pengawasan terkait dengan apa yang sudah disetujui dan menjadi komitmen dengan Duo Semangka, tegas Margaret.

Sementara itu sebagai Manager Duo Semangka Sonny Bule dalam keterangan mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada pihak KPAI karena telah memanggil Duo Semangka. Pemanggilan itu, merupakan bentuk perhatian agar mereka bisa memperbaiki sikap dan penampilan supaya lebih positif dan berhati-hati.

“Saya selaku manajer Duo Semangka berterima kasih atas perhatian tulus dalam arti untuk mengubah beberapa cara yang dilakukan oleh adik-adik saya dalam penampilannya,” katanya dalam konferensi pers di kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Dalam kesempatan itu juga Duo personil Semangka dihadapan Media dan Ketua KPAI Clara Gopa dan Vhanya Kiara menegaskan, akan mengambil hikmah dari kejadian itu. Sebagai pekerja seni, mereka menyadari setiap penampilannya kini menjadi sorotan.

Atas kejadian itu, Clara dan Kiara berkomitmen lebih berhati-hati dalam bermedia sosial. Juga meminta maaf dan berjanji, akan lebih memperhatikan penampilannya saat menghibur masyarakat. (Parulian)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional