Menu

Kades Dodowo Sesalkan Kabid Desa DPMD Halut Paksakan Pemilihan Ketua BPD Meski Hanya 4 Orang

  Dibaca : 59 kali
Kades Dodowo Sesalkan Kabid Desa DPMD Halut Paksakan Pemilihan Ketua BPD Meski Hanya 4 Orang
Halut, Rakyatbicara.co.id– Lima anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Dodowo Kecamatan Galela Utara Kabupaten Halmahera Utara (Halut) yang baru saja dilantik belum lama ini, setelah salah satu anggota BPD mengundurkan diri. Terkait persoalan ini, Pemerintah Desa Dodowo menyesalkan ada intervensi yang dilakukan Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Frangki Molle yang memaksakan untuk segera memilih Ketua BPD meski berjumlah 4 orang.
Kepala Desa Dodowo Mufadli Hi Abd Mutalib mengatakan pemilihan BPD pada bulan 2 lalu, menyisahkan berbagai persoalan. Dimana ketua panitia diduga curang sehingga mengakibatkan 4 orang masyarakat tidak ikut memilih, Selain itu, terkait dengan tahapan pemilihan Kades sendiri tidak mengetahui jumlah DPT dan tahapan.
“Saat pencoblosan, salah satu panitia juga tidak memilih. Melihat kondisi ini, saya sebelumnya tidak menandatangi SK namun dipaksakan oleh Kabid Desa sehingga saya harus mengeluarkan SK tersebut. Padahal ada persoalan yang saya lihat perlu diperhatikan, dan diselesaikan” ucapnya, kepada wartawan, Senin (26/08/2019).
Dia menjelaskan, ketika proses pemilihan berjalan, salah satu anggota BPD terpilih mengundurkan diri sehingga direkrut Pemdes masuk sebagai Sekretaris Desa (Sekdes). Sehingga saat pelantikan, salah satu BPD tidak dilantik dan hanya dilantik 4 anggota BPD.
“Setelah dilantik, lalu Camat menghimbau agar anggota BPD setelah pulang kemudian usulkan PAW sehingga secepatnya memilih Ketua. Dan saat ini sudah kurang lebih 4 hari mereka sementara membahas untuk memilih ketua. Tapi anggota lainnya mempertahakan sesuai arahan Camat untuk menambah salah satu personil BPD barulah dilakukan pemilihan Ketua.
Memang saat pemilihan diduga terjadi kecurangan, dan ketika tahapan berjalan dan sebelum pemilihan sempat salah satu calon menyampaikan protes lalu mengeluarkan salah satu panitia dari lokasi pemilihan. Tetapi karna pertugas kecamatan datang dan disepakati bahwa panitia yang dimasalahkan sudah tuntas dan kemudian terus dilanjutkan,” jelasnya.
Menurut Mufadli, persoalan kekurangan salah satu personil di BPD desa Dodowo sudah disampaikan ke DPMD dan Camat. Sementara itu Kadis DPMD dan Camat juga telah menghimbau untuk melengkapi kekurangan tersebut, karena pemilihan Ketua BPD anggota harus lengkap 5 orang, karena kalau berjumlah 4 orang maka kami sudah menyalahi aturan dan pemilihan tidak bisa dilakukan.
“Harusnya dipilih dahulu salah satu anggota BPD yang sudah mengundurkan diri, tapi Kabid Desa tetap ngotot harus dipilih ketua. Saya sendiri tidak sepakat karena pernah diberikan masukan persoalan di desa namun saya malah disalahkan dan dimarah. Secara prosedur jika Kabid Desa melawan aturan maka Kadis harus mengganti sehingga tidak membuat persoalan di desa,” tegas Ketua APDESI kecamatan Galela Utara ini. (Willy).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional