Menu

Gelandangan Asal Peureulak Meninggal Dunia di RSUDZ

  Dibaca : 138 kali
Gelandangan Asal Peureulak Meninggal Dunia di RSUDZ

Aceh Timur, Rakyatbicara.co.id – Seoran gelandangan dan juga pengemis “Ibu Ernawati” (42) yang berasal dari Dusun Aceh Desa Seuneubok Pidie, Kecamatan Peureulak kabupaten Aceh Timur, meninggal dunia saat anjuran dari RSUDZ untuk rawat jalan untuk tahap pemulihan, kamis (5/9).

Pasca menjalani operasi tumor di perut di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, Ernawati diperbolehkan kembali ke Aceh Timur karena sudah layak berobat jalan untuk tahap pemulihan.

Empat hari menjalani perawatan lanjutan, Ernawati menghembuskan nafas terakhirnya Kamis (5/9/2019) pukul 07:00 di RSUD dr. Zubir Mahmud “ ungkap Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, Ir Elfiandi, S.Pi didampingi Kabid Rehabsos Iskandar, S.Kom, dan Kasi Rehabsos Tuna Sosial, Wadi Fatimah SH, kepada Media ini Kamis (5/9/2019).

Kabid Rehabsos Iskandar, S.Kom menjelaskan, pasca meninggal dunia Kamis (5/9/2019). pagi itu tim Dinas Sosial Aceh Timur langsung mengantarkan jenazah almarhumah ke rumah keluarga di Desa Seuneubok Pidie untuk dikebumikan.

Saat Prosesi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga, juga disaksikan oleh Camat Peureulak,dan aparat gampong, Keuchik, Tgk imum, petugas TKSK, juga di bantu petugas Puskesmas.

Sebelumnya, tambah Iskandar, Ernawati menjalani operasi tumor di perut pada Jumat 23 Agustus 2019. Setelah menjalani operasi Ernawati diperbolehkan pulang ke Aceh Timur.

Karena pasien hidup sebatang kara, kemudian, Dinsos Aceh Timur, mengistirahatkan Ernawati di UPTD Ayeum Mata, di Peureulak Barat untuk menjalani pemulihan pasca operasi.

Selanjutnya pasien tetap menjalani perawatan jalan ke RSUD dr. Zubir Mahmud, Aceh Timur. Pasien harus dirawat inap kembali di RSUD Zubir Mahmud, karena kondisi kesehatannya menurun.

Namun setelah 4 hari menjalani perawatan di RSUD dr. Zubir Mahmud, akhirnya pasien menghembuskan nafas terakhir. Kita turut berduka cita, dan mendoakan almarhumah semoga ditempatkan di surga jannatun naim,” doa Iskandar.

Iskandar menceritakan kisah awal Ernawati dirujuk ke RSUDZA, beberapa waktu lalu. Berawal Ernawati seorang janda berprofesi sebagai gelandangan dan mengemis di Kota Langsa.

Kemudian Dinsos Langsa mengevakuasi Ernawati karena sakit. Setelah di identifikasi Ernawati diketahui sebagai warga Dusun Aceh, Gampong Seunebok Pidie, Peuruelak Kota, Aceh Timur.

Kemudian Dinsos Aceh Timur, merawat pasien tersebut di RS Peureulak. Tapi karena tidak sangup, kemudian pasien dirujuk lagi ke RS Zubir Mahmud.
RS Zubir Mahmud juga tidak bisa menanggulangi sehingga pasien dirujuk ke RSUZA Banda Aceh. Semua proses persyaratan administrasi terhadap pasien dibantu di selesaikan oleh Dinsos Aceh Timur.

Setiba di RSZA, Dinsos Aceh juga menunjuk seorang petugas untuk mendampingi pasien selama perawatan dan pasca operasi karena pasien tidak memiliki keluarga.

“Dari sejak awal (Dinsos Aceh Timur) bekerja sama dengan lintas sektor telah berusaha semaksimal mungkin untuk membantu pasien agar sembuh dari sakitnya. Namun Allah berkehendak lain, sehingga pasien meninggal dunia. Kita doakan semoga almarhumah mendapat surga Zannatun Naim di sisi Allah SWT,” doa Iskandar.(Iwan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional