Menu

Diduga Edarkan Narkoba, Oknum Balon Kades Gosoma Diciduk Satreskrim Polres Halut

  Dibaca : 112 kali
Diduga Edarkan Narkoba, Oknum Balon Kades Gosoma Diciduk Satreskrim Polres Halut

Halut, Rakyatbicara.co.id – Salah Satu oknum yang juga merupakan Bakal Calon Kades Desa Gosoma Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Senin (09/09/2019) sekitar pukul 18:00  Wit, di ciduk Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Utara (Halut) karena diduga telah menyalahgunakan dan mengedarkan Narkoba jenis Sabu.

MenurutKasat Reskrim Polres Halut, AKP Rusli Mangoda menjelaskan, bahwa sekitar pukul 17:30 Wit, Tim Opsnal Satreskrim mendapat informasi dari masyarakat, bahwa Suhardi Larahua Alias Tox yang diduga menyimpan atau memiliki atau bertransaksi Narkotika jenis shabu-shabu, setelah melalui pengembangan, anggota opsnal satreskrim langsung melakukan penyelidikan dan pelacakan untuk mencari tahu keberadaan oknum tersebut.

“Tim opsnal menerima informasi dari masyarakat setempat bahwa ada aktifitas peredaran narkoba di Desa Wari, sekitar pukul 18:00 Wit, anggota opsnal menemukan Tox yang sementara mengendarai sepeda motor di depan SPBU Wari langsung ditangkap dan dilakukan penggeledahan di seluruh badan,” jelasnya.

Lanjut Kasat, dari hasil penggeledahan yang dilakukan anggota opsnal akhirnya membuahkan hasil, dengan ditemukannya bukti berupa Narkoba jenis sabu-sabu. “kami menemukan 1 sachet Plastik Bening berukuran kecil yang di selipkan di kemasan botol air mineral yang di duga Narkotika jenis Shabu-shabu, yang di simpan di kantong celana sebelah kiri,” ungkap Kasat Reskrim AKP Rusli Mangoda kepada wartawan, Kamis (12/09/2019).

Setelah melakukan penangkapan tambah Kasat Reskrim, Tim Opsnal langsung menggiring Suhardi Larahu alias Tox ke Polres Halut dengan barang bukti berupa, 1 Sachet plastik bening ukuran kecil yang di duga Narkotika jenis Sabu-sabu, 1 Handphone, 1 unit sepeda motor Aerox Warna kuning, guna pengembangan kasus.

“Untuk pelaku sudah kami amankan di tahanan polres Halut, di jerat, Pasal 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan hukuman penjara minimal 4 tahun, dan maksimal 12 tahun serta denda minimal  Rp. 800 juta atau maksimal Rp. 800 M,” tutupnya. (Willy).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional