Menu

Aset Speedboat Milik Desa Tuakara Belum Diserahkan Pemkab Halbar

  Dibaca : 24 kali
Aset Speedboat Milik Desa Tuakara Belum Diserahkan Pemkab Halbar
Halut, Rakyatbicara.co.id – Aset  Speedboat yang merupakan bantuan Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT) Republik Indonsia (RI) tahun 2013, yang diperuntukan untuk membantu transportasi masyarakat Desa Tuakara Kecamatan Loloda Kepulauan Kabupaten Halmahera Utara sampai saat ini belum diserahkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar).
Desa Tuakara yang saat itu masih bergabung dengan Halbar, pada tahun 2013 mendapat bantuan dari KDPDTT satu paket transportasi laut untuk mempermudah akses transportasi masyarakat berupa Speedboat Pulau Tuakara dan Kapal Motor (KM) Tuakara yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2013.
Menurut Pejabat Kepala Desa Tuakara Agus Triyanto, aset Desa Tuakara sampai sampai saat ini belum seluruhnya diserahkan kepada Pemkab Halut, khususnya aset transportasi laut berupa speedboat, karena pada tahun 2013 saat Desa Tuakara masih bergabung dengan Halbar mendapat bantuan speedboat bernama Pulau Tuakara dan KM Tuakara, tapi yang baru diserahkan hanya KM Tuakara.
“Aset transportasi Desa tuakara yang diserahkan Pemkab Halbar hanya KM. Tuakara, seharusnya saat penyerahan harus ada 1 unit speedboat karena KM Tuakara dan Speedboat Tuakara merupakan satu paket bantuan KDPDTT dari DAK tahun 2013, tapi malah yang baru diserahkan hanya KM. Tuakara,” jelas Agus pada wartawan di Kantor Bupati Selasa (17/09/2019).
Lanjutnya, sebelum masa jabatan sebagai berakhir kades akan mengurus aset speedboat Desa Tuakara yang saat ini masih di miliki Pemkab Halbar, menurut informasi yang terima speedboat tersebut dipakai Pemkab Halbar untuk mengangkut pejabat yang akan berkunjung ke Desa terpencil di Kabupaten Halbar.
“Ini merupakan janji saya pada masyarakat, bahwa sebelum masa jabatan saya berakhir speedboat tersebut harus sudah di miliki masyarakat desa tuakara,” kata Agus.
Agus menambahkan, untuk Bantuan Pusat KM. Tuakara sekarang masih memakai izin kapal nelayan, tapi kedepan rencananya akan kami rubah menjadi kapal angkutan penumpang agar akses transportasi masyarakat lebih terbuka dan murah. “KM Tuakara sekarang masih pakai izin kapal nelayan, tapi kami akan rubah sebagai kapal penumpang dengan pungutan tarif lebih murah agar masyarakat tidak terbebani,” janjinya.
Sekedar diketahui, sejak bergabung dengan Halut pada tahun 2016, banyak aset Desa Tuakara yang belum diserahkan oleh Pemkab Halbar, salah satu yaitu speedboat yang merupakan bantuan KDPDTT. (Willy).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional