Menu

Aliansi Perempuan Peduli Keluarga (APPIK) SULTRA Tolak RUU-PKS

  Dibaca : 23 kali
Aliansi Perempuan Peduli Keluarga (APPIK) SULTRA Tolak RUU-PKS
Kendari, Rakyatbicara.co.id – Aliansi Perempuan Peduli Keluarga(APPIK) Sulawesi Tenggara(SULTRA) mengadakan aksi damai tolak Rancangan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual(RUU-PKS) bertempat didepan mesjid Agung AlKautsar Kendari, Minggu (22/9/2019).
Ketua APPIK SULTRA Hj. Syamsuriati Musaddar mengatakan aksi damai ini sebagai aksi solidaritas menolak RUU-PKS karena bisa disalah tafsirkan dan harus diperjelas agar tidak merusak tatanan lembaga, masyarakat dan moral bangsa lebih luas dan khususnya keluarga.
Adapun kritik kritik point yang tertuang dari draft RUU-PKS yakni Pelecehan seksual pada pasal 12, Pemaksaan Aborsi pada pasal 15, Pemaksaan Perkawinan pada pasal 17, Pemaksaan Pelacuran pada pasal 18, Perbudakan Seksual pada pasal 19.
Lebih lanjut Kordinator Lapangan(KORLAP) Aksi Ibu Hj. Mawar Ruselia, SE dalam orasinya mengatakan sekilas RUU baik namun ternyata tidak karena multi tafsir dan tidak punya kejelasan kepastian hukum yang jelas tentang RUU-PKS tersebut.
Maka dari itu APPIK SULTRA menolak tegas RUU-PKS untuk disahkan dan meminta DPR serta Pemerintah untuk tidak terburu-buru mengesahkan RUU-PKS yang memiliki pertentangan yang besar dimasyarakat.
Selain itu juga kata ibu Hj.Mawar Ruselia, SE selaku ketua yayasan Al Khanza Kendari mengatakan DPR seharusnya melibatkan dan menerima masukan dati berbagai kelompok masyarakat/uji publik dalam setiap pembahasan RUU, terlebih lagi menyangkut masalah hukum pidana.
Karena jangan sampai RUU ini berbungkudkan solusi, tapi sejatinya hanya ILUSI untuk melindungi perempuan dan korban kejahatan seksual. (Suardi).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional