Menu

Postingan Nyinyir di Medsos, Ketua DPRD Lamtura Mendapat Tanggapan Praktisi Hukum

  Dibaca : 94 kali
Postingan Nyinyir di Medsos, Ketua DPRD Lamtura Mendapat Tanggapan Praktisi Hukum

Lampung Utara, Rakyatbicara.co.id – Cuitan Jenderal Banyak Dosa pada Media Sosial(Medsos) yang terlontar dari seorang Legislator dan Pejabat Publik Lampung Utara Viral dan menjadi Polemik, Lantaran sangat tidak mencerminkan Kwalitas dari seorang Wakil Rakyat yang merupakan penyambung Aspirasi Konstituen Daerah Pemilihan (Dapil) yang di wakilinya pada Dprd Kabupaten Lampung Utara.

Entah dengan Dasar dan Kepentingan apa,Romli, seorang Legislator yang juga Sebagai Pejabat Ketua DPRD Kabupaten Lampung Utara,mengunggah tanggapanya atas insiden yang menimpa Tokoh Bangsa Jenderal Wiranto di Media sosial dengan menyebut Jenderal Banyak Dosa, dasar cuitan ini lantas menjadi Bola liar yang banyak mendapat tanggapan dari berbagai kalangan lantaran sangat tidak mencerminkan ucapan seorang Tokoh dan Pejabat Publik Lampung Utara.

Seperti tanggapan yang di berikan Suwardi Amri, seorang Akademisi Hukum dari Universitas di Kotabumi, ketika di mintai tanggapanya oleh awak Media terkait Perkataan Ketua Dprd Lampung Utara yang mengatakan Jenderal Banyak Dosa pada Unggahanya di Media Sosial saat mengomentari sebuah Postingan tentang Jenderal Wiranto yang di Up Load Oleh Akun Akai Palangsa beberapa waktu lalu.

“Seharusnya, Sebagai Pejabat Publik Beliau harus dapat Bijak dan Berhati-hati dalam memberikan tanggapan atau perkataan, terlebih dalam Bermedia Sosial” apalagi’ sebagai Seorang Tokoh, Hendaknya dalam menyikapi sebuah persoalan dapat memberikan tanggapan yang membuat iklim menjadi Sejuk, bukan malah sebaliknya, papar Suwardi.

“Perkataan Jenderal Banyak Dosa yang di Lontarkan oleh Beliau” itu sangat di Luar batas kewenangan manusia, yang mengetahui Dosa itu hanya Tuhan bukan Manusia”, ujar Suwardi.

“Kalau beliau merasa bahwa tanggapanya itu salah’ Ya beliau harus Mengklarifikasi dan meminta maaf melalui Media Sosial, Karena tanggapan yang beliau Unggah di Media Sosial tentunya telah menyakiti dan merugikan orang lain dan sangat tak Pantas di Ucapkan oleh seorang Tokoh yang merupakan seorang Wakil rakyat dan Pejabat Publik”, tambahnya.

Kalau persoalan Hukum, “persoalan ini hanya dapat di proses Hukum apabila yang menjadi Korban atau yang merasa di rugikan atas perkataan beliau, melaporkan persoalan ini ke Penegak Hukum, Saya hanya menghimbau dan sangat menyayangkan atas peristiwa ini hendakya Sebagai Tokoh dan Sebagai Pejabat Publik seperti Beliau, untuk dapat Bersikap Bijak dan Berhati-hati dalam berkata, berprilaku di Media Sosial”, pungkasnya.(LE/Hr)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional