Menu

Menantu Tanyakan Warisan, Terjadi Pemukulan Berujung ke Pengadilan

  Dibaca : 271 kali
Menantu Tanyakan Warisan, Terjadi Pemukulan Berujung ke Pengadilan

Jakarta, Rakyatbicara.co.id – Bertempat diruang sidang Subekti PN Jaktim, Majelis hakim yang diketuai oleh Tirolan Nainggolan, dan hakim anggota Siti Jamzana dan Khadwanto menggelar sidang perkara pidana pasal 351 dengan terdakwa Fahmi Bin Idrus Al Aydrus.

Pada Agenda sidang (10/10/2019) Jaksa penuntut umum (JPU) dari kejaksaan tinggi DKI Jakarta Sorta Apriani menghadirkan saksi korban.

Jaksa Penuntut umum juga membacakan hasil visum saksi korban atas pemukulan yang terjadi yang mengakibatkan hidung berdarah dan lebam pada wajah korban.

Dalam Keterangannya, saksi Korban Habibi mengatakan, pada saat pemukulan terjadi dalam keadaan berdiri dan berada didalam rumah saat berkumpul dengan keluarga.

Persoalan itu terjadi berawal karena, Habibi sebagai menantu menuntut warisan yang ditinggalkan almarhum bapak mertuanya.

Ditengah jalannya persidangan, Majelis Hakim mengatakan untuk mengedepankan mediasi dulu secara kekeluargaan bukan emosi.

Sehingga majelis hakim menyarankan kepada saksi korban dan terdakwa untuk saling bermaafan karena masih ada pertalian persaudaraan.

Namun terdakwa Fahmi Bin Idrus Al Aydrus enggan untuk bersalaman dengan saksi korban Habibi.

Tak mau ketinggalan, Penasehat hukum terdakwa Fahmi Bin Idrus Al Aydrus juga mempertanyakan kepada saksi korban Habibi, apa yang diucapkannya pada saat kumpul dengan keluarga dihari kedua almarhum bapak mertuanya neninggal.

Saksi korban Habibi mengatakan bahwa saya disuruh oleh istrinya meminta warisannya.

Lalu dihari kelima meninggal bapak mertuanya kembali mengadakan rapat keluarga, dan kembali saksi korban Habibi angkat bicara pada saat pertemuan keluarga tersebut.

Disitulah Terjadi bersitegang antara terdakwa Fahmi Bin Idrus Al Aydrus dengan Saksi korban Habibi, sehingga terjadi keributan ditengah-tengah keluarga.

Terdakwa Fahmi menjotos atau mengayun kan pukulan beberapa kali mengenai hidung dan wajah saksi korban hingga mengeluarkan darah dan lebam diwajah korban.

Hingga saksi korban dilarikan ke puskesmas dan melakukan pengobatan dan visum.

Atas dasar inilah saksi korban Habibi melaporkan kejadian yang dialaminya kepihak yang berwajib dan Melapor ke Polda Metro Jaya.

Saksi kedua yang dihadirkan oleh JPU juga tak luput dari pertanyaan Penasehat hukum terdakwa Fahmi Bin Idrus Al Aydrus.

Penasehat hukum terdakwa bertanya, siapa yang menikahkan anda dan saksi menjawab kalau yang menikahkan dirinya dengan Habibi  adalah terdakwa Fahmi.

Namun yang menjadi persoalan dari terdakwa Fahmi, kalau mereka berdua laki istri dendam terhadapnya, namun saksi mengatakan tidak ada kami dendam, itu hanya ada hasutan dari pihak lain, kata saksi dalam keterangannya dimuka persidangan.

Persidangan akan dilanjutkan kembali pekan depan dengan agenda pemeriksaan Terdakwa. (Rd)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional