Menu

IMB Beralih Fungsi jadi Perseteruan Warga Kayu Putih

  Dibaca : 46 kali
IMB Beralih Fungsi jadi Perseteruan Warga Kayu Putih

Jakarta, Rakyatbicara.co.id – Henry Sianturi warga jln batu amantis RT 008, RW 010 kelurahan kayu putih kecamatan pulogadung jakarta timur kepada wartawan mengemukakan keluhannya atas berdirinya sebuah Bangunan milik Nila Puspasari yang rencananya akan didirikan rumah tinggal ternyata beralih fungsi menjadi bangunan kos kosan berlantai tiga.

Bangunan yang berdiri didaerah pulomas jakarta timur, tepatnya dijalan batu amantis RT 008, RW 010 kelurahan kayu putih kecamatan pulogadung jakarta timur berujung persoalan antara pemilik pendiri bangunan yang berubah alih fungsi dengan tetangga sebelah.

Ujung perselisihan antar warga ini pun hingga ke sudin Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta timur yang berakibat surat penyegelan bahkan sampai surat bongkar paksa bangunan.

Namun dalam kenyataannya, sekalipun bangunan tersebut dinyatakan disegel atau akan dibongkar paksa, pembangunan terus berjalan dengan para kuli bangunan yang masih terus bekerja membangun kos kosan ini hampir rampung.

Atas kejadian ini pihak kelurahan kayuputih, yang dihadiri oleh Seketaris Camat pulogadung jakarta timur, Lurah kayuputih dan Seketaris kelurahan serta warga yang berseteru ini mencoba mempertemukan untuk mediasi guna tercapai kesepakatan bersama bertempat diruang rapat kelurahan kayu putih jakarta timur pukul 2 siang jumat 1 November 2019.

Namun dalam pertemuan itu Henry menyatakan tidak puas, ” ini tidak ada konflik, jadi saya tidak setuju kalau diadakan mediasi,” katanya kepada awak media.

“Kalau bertetangga harus bertenggang rasa dan toleransi, untuk menjaga supaya keamanan, kenyamanan, kebersihan dan ketentraman lingkungan itu bisa terjaga,” katanya.

“Kalau itu memang rumah tinggal, silahkan membangun sesuai dengan izin rumah tinggal, sesuai dengan perizinan yang berlaku,” tegas Henry.

Terakhir Henry menyatakan, “kalau pemilik pendiri bangunan itu sesuai seperti KLB, GSB, ABB maka tidak mungkin bangunan tersebut beralih fungsi jadi kos kosan, makanya hal tersebut berlanjut pada persidangan yustisi yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 November 2019,” ucapnya, (Rd)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional