Menu

Marak PKL Di Bendungan Melayu Tugu Selatan Koja Memprihatinkan

  Dibaca : 17 kali
Marak PKL Di Bendungan Melayu Tugu Selatan Koja Memprihatinkan
Jakarta, Rakyatbicara.co.id – Maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Kaget Bendungan Melayu, membuat lingkungan di sisi kanan kiri Jalan Bendungan Melayu, tugu selatan Koja, Jakarta Utara, terlihat kumuh.
Selain bau busuk menyengat lantaran maraknya sampah berserakan, keberadaan mereka juga membuat akses jalan pun menyempit. Pantauan Rakyat bicara co id diketahui lapak para PKL ini sudah sering ditertibkan oleh petugas penertiban setempat berkali-kali.
Namun, hal itu tidak membuat mereka jera, hingga kembali membuat kumuh jalan, di Jalan Bendungan Melayu itu. Tak ada satupun petugas penertiban yang mengawasi kawasan itu, hal itu berdampak bebasnya para PKL ini menjajakan dagangannya.
Kebanyakan dari mereka menjual bahan-bahan masakan dapur, dan sayur mayur yang digelar di bibir jalan itu. Selain pedagang sayur, ada pedagang ikan dan ayam potong yang berdagang tepat di bibir saluran air.
Selain kotoran sampah berserakan, bau busuk menyatu dengan sampah – sampah hasil PKL yang berceceran di jalan.
Tak jauh dari lokasi berdagang, terlihat saluran air yang lebarnya sekira 4 meter. Saluran itu nampak kering. Bahkan, bau tak sedap menyengat di hidung lantaran banyaknya sampah hasil PKL yang dibuang di saluran itu.
Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar pasar kaget di Jalan Bendungan Melayu, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, mengeluhkan kemacetan akibat pedagang mengambil terlalu banyak badan jalan untuk berjualan. Untuk itu, Pemerintah Kota Jakarta Utara dapat menertibkan pkl. (Red).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional