Menu

Lahan Pemakaman Umum Kodo Di Perlebar, Warga Ucap Terima Kasih Ke Walikota Bima

  Dibaca : 40 kali
Lahan Pemakaman Umum Kodo Di Perlebar, Warga Ucap Terima Kasih Ke Walikota Bima
Kota Bima, Rakyatbicara.co.id – Warga menggijinkan penggalian tanah pelebaran pemakaman umum kodo, Kelurahan Kodo Kecamatan Rasa Na’e Timur, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tidak Di Permasalahkan, Selasa (12/ 11/ 2019).
Nasrul Jadid S.Sos salah satu Lurah Kodo Memaparkan” Memang dari dulu  masyarakat merencanakan penggalian Gunung, untuk pelebaran pemakaman, menggingat kuburan sudah semakin sempit Jadi beberapa tokoh masyarakat Mempunyai Inisiatif agar gunung itu bisa di buang tanah nya sehingga bisa merata dengan kuburan yang lama.” Paparan nya pada saat diwawancarai awak media.
Lanjut, Nasrul juga Manyampaikan, saya juga baru beberapa bulan bertugas di lurah kodo, bahkan sempat masyarakat mendatangin ruangan saya, agar gunung tersebut segera di ajukan ke musrembang untuk di anggarkan. Yaitu untuk meratakan dan memperluas tempat, menggingat tempat pemakaman yang lama semakin sempit.
Adanya keluhan dan masukan dari warga masyarakat, saya langsung ketemu dengan Dinas Lingkungan Hidup di bidang pemakaman, nanti di anggarkan APBD ke dua dan jangan dari kelurahan, kata Kabid.
Setelah berapa lama saya balik kekantor tiba-tiba ada proyek pembangunan Ruangan Terbukaan Publik (RTP) masuk ke lurah kodo pas depan kantor saya“ ujarnya.
“Kami sempat berkumpul kepada masyarakat dan para tokoh di Kelurahan Kodo, Untuk duduk Bersama dalam merembuk dengan adanya alat berat proyek itu, sebut saja Cv. Putra Melayu. kita meminta agar mereka bisa menggali tanah gunung di belakang pemakaman atau kuburan, kita hitung juga toh. kita tidak perlu lagi anggarkan untuk meratakan gunung itu, mumpung ini ada proyek membutuhkan tanah uruk, akhirnya malam itu juga terjadilah kesepakatan“ jelasnya.
Lurah Menerangkan “dari Itu hasil Kesepakatan masyarakat bertemu dengan pihak Cv. Putra Melayu, Alhamdulillah perusahan sambut dengan baik kedatangan kami, berbincang bincang lahirlah kesepakatan untuk menggambil tanah gunung itu, tetapi perusahan meminta kami membuat surat ke pihak pemerintah kota bima sehingga terjadilah kesepakatan pada tanggal 24 oktober 2019 tertuang Kepada Yth, Cv Putra Melayu – nomor : lepas – Lampiran : – Prihal : Permohonan penggalian Tanah Perluasan Kuburan Umum Kodo 11.
Sementara itu Ketua Rw 02 kelurahan kodo menyampaikan “pihak perusaha berani menggali dan mengambil dengan adanya kesepakatan dari kami masyarakat kodo. sebab kami juga sanggat butuh area pemakaman yang luas sehingga kita ijinkan alat berat itu masuk untuk mengali gunung. jadi sebetulnya itu sama – sama “diuntungkan toh”, bahkan pihak perusahan Membayar ke penggurus “ Masjid Baitur Rahman “kodo 11 Kelurahan Kodo Kota Bima,’’ Ujarnya.
Di sisi lain Sulaiman H, Abdullah (53) Tahun sebagai Penggurus masjid Menyampaikan “ memang pihak perusahan yang menggali itu telah memberikan bantuannya ke rekening masjid, alhamdulilah dana masuk dan dana ini rencana segera kami lakukan untuk merehab masjid di mana pada mesjid tersebut perlu peganti keremik dan plafon nya udah bocor. Alhamdulilah ada donatur atau sumbangan dari PT yang membantu sehingga pelaksanaan rehab segra kami kerjakan, Uacapnya kepada awak media.
Sementara itu ucap terima kasih masyarakat kodo kepada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi SE, Atas bantuan pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) ini semoga memberikan manfaat kepada masyarakat kodo khususnya masyarakat kota bima. dan lagi lagi kami sanggat senang sudah skalian di gali perluasan pemakaman kami dan alhamdulilah sujud sukur nya masjid juga ikut kebantu ,dengan hasil tanah ini ,”cetus nya.
Jendral Manager Cv.Putra Melayu Menyampaikan” yah saya meminta kepada masyarakat kelurahan kodo agar sama-sama membantu program pemkot dalam proyek Pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) agar segera selesai dengan harapan dan hasil yang memuaskan, kami dari perusahan terima kasih banyak kalau ada kritik bila ada pekerjaan kami salah di luar dari gambar atau speak, agar kita sama sama membangun kota bima tercinta ini ,dan juga proyek ini baru ada 30 %, masih 70 % maka dari itu saya selaku perwakilan perusahan ini kalaupun masyarakat meminta gali lagi tanah gunung yang ada dekat kuburan, saya mita buat lagi surat permohonan nya ke pemerintah kota bima. sehingga pemerintah yang menyuruh kami menggali agar kami dapat melakukannya, tutup nya. (hdr
/amr).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional