Menu

Nucky Triwardhani Pelaku Penipuan, Terancam Pasal Berlapis

  Dibaca : 33 kali
Nucky Triwardhani Pelaku Penipuan, Terancam Pasal Berlapis

Jakarta, Rakyatbicara.co.id – Setelah Sempat Tertunda 2 pekan lamanya, Sidang Perkara Pidana No 1095/Pid.B/2019/PN.Jkt.Tim dengan Terdakwa Nucky Triwardhani kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (21/11/19).

Pada Agenda sidang ini, 3 Saksi yang dirugikan oleh Terdakwa Nucky Triwardhani dihadirkan oleh Yoklina Sitepu Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati DKI Jakarta hadir dipersidangan memberikan penjelasan kronologi transaksi penjualan sepeda motor dan mobil dengan harga murah.

Dikatakan oleh Saksi Topik dalam keterangannya, korban yang dirugikan saat melakukan pemesanan sejumlah kendaraan tersebut diantaranya yaitu Naura, Doni dan Elsa.

“Kalau saya tidak ada yang dirugikan, kata topik. (yang dirugikan) itu Ibu Naura, Pak Doni, dan Ibu Elsa, terus kemudian yang dibawa bawa mereka dalam bentuk transaksi motor dan mobil murah,” kata topik menjelaskan.

Bahkan kata Topik lagi, terdakwa Nucky mengaku kendaraan yang hendak dijual kepada korban merupakan jatah suaminya. Yang dalam modus penipuannya mengklaim bahwa dirinya (Nucky) istri sirih dari Komjen Syafruddin mantan Wakapolri yang juga mantan menpan RB dan (Kerugian) 980 juta,” tandasnya.

Topik juga menambahkan, perihal pengakuan Nucky (Terdakwa) istri siri mantan Wakapolri itu setelah dikonfirmasi terhadap Komjen Syafruddin yang juga pernah menjabat di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) ternyata pengakuan yang diutarakan Nucky tersebut ditepis.

“Telah dikonfirmasi ke Kementerian PAN RB dan mengatakan bahwa itu tidak benar,” ungkapnya.

Atas perbuatannya terdakwa Nucky Triwardhani diancam dengan pasal berlapis, yakni Pasal 378 KUHP, Pasal 372 KUHP dan juga diancam Pidana Pasal 3 UU RI No 8 tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sementara, Kuasa Hukum Nucky Triwardhani mengatakan perkara yang berlangsung di PN Jaktim ini berawal dari kerjasama bisnis mobil antara kliennya dengan Naura yang kini menjadi saksi yang melibatkan korban lainnya seperti Doni, Elsa dan Elfiah yang dilakukan melalui proses penawaran sejumlah kendaraan.

“Dalam perkara ini yang menjadi korban itu Ibu Naura, korban lain sebagian adalah korban dari ibu Mora. ini pandangan saya secara subjektif dari penasehat hukum ya seperti itu,” tuturnya.(RD)

Sidang akan dilanjutkan kembali kamis depan dengan agenda masih menghadirkan saksi saksi. (Rd)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional