Menu

Turnamen Sepak Bola Pemerintah Aceh Sepi Penonton, Bagaikan Main Di Dalam Hutan

  Dibaca : 17 kali
Turnamen Sepak Bola Pemerintah Aceh Sepi Penonton, Bagaikan Main Di Dalam Hutan
Aceh Timur, Rakyatbicara.co.id – Terang saja, hanya sekitar 100 orang yang hadir di Stadion Mon Sikureung Idi Rayeuk. Padahal, di stadion Mon sikureung yang sedang berlangsung adalah Turnamen Sepak Bola Pemerintah Aceh.
Dimana dalam stadion itu bisa menampung  penonton lebih kurang 3000 orang. dalam turnamen yang merbutkan piala pemerintah Aceh yang sedang berlangsung di stadion Mon Sikureung itu di duga di buat Asal Jadi.
Dalam pertandingan yang berlangsung hampir dan sampai semi final, Amatan Media ini Spanduk di buat hanya sedikit, Bendera Pair Play tidak ada, Boards Board atau Papan Score tidak berfungsi, anak gawang tidak ada.
Hendra Salah satu masyarakat mengatakan sangat di sayangkan pada Turnamen Sepak Bola Pemerintah Aceh bagaikan main di dalam Hutan, Pasalnya sampai saat ini tetap saja stadion tampak sepi. Bangku penonton terlihat banyak yang kosong.
Di babak-babak awal, penonton lebih sepi lagi. Bahkan, kadang hanya beberapa wartawan yang menempati tribun penonton, ungkap Hendra.
Diduga hal ini disebabkan kurangnya pada promosi panitia, jadi panitia kurang profesional dalam turnamen piala pemerintah Aceh. Saya yakin, tidak banyak yang tahu turnamen ini, ungkapnya.
Padahal uang transportasi pemain di duga pertim diberikan 5.000.000 dan di saat bola berlangsung kambingpun sempat masuk k dalam lapangan selama 5 menit, panitia sudah di teriak teriak sama penonton tapi mereka diam saja selama 5 menit,
lalu kambing itu di usir juga, malah ada satu penonton mengatakan piala pemerintah Aceh hadiahnya kambing yang lagi ada di lapangan.
Aneh tapi nyata kenapa pertandingan TARKAM lebih meriah dan ramai penonton dari pada piala pemerintahah Aceh, Piala Tarkam tidak ada masuk kambing ke lapangan tapi kenapa piala pemerintahah Aceh bisa masuk kambing ke lapangan.?
Salah satu panitia Turnamen Pemerintah Aceh saat di konfirmasi wartawan ini mengatakan, kami lagi pusing sampai saat ini belum ada biaya.
Menurut Hendra turnamen piala pemerintahah Aceh kali ini memang sepi penonton. “Berbeda ketika kami mengadakan turnamen Tarkam di daerah-daerah. Penonton selalu penuh,” spanduk banyak terlihat tapi piala pemerintah Aceh seperti main di hutan.
Hingga berita ini di muat pihak dispora belum bisa di temui. (Iwan).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional