Menu

Adanya CSR Bantu Masyarakat Miskin

  Dibaca : 64 kali
Adanya CSR Bantu Masyarakat Miskin

Bogor, Rakyatbicara.co.id – Persoalan seputar BPJS masih mengemuka, apalagi ditambah rencana pemerintah untuk menaikkan iuran BPJS pada 2020 mendatang, dengan kenaikan tarif pada biaya perkelas. terutama masyarakat miskin, tentu akan menambah beban dalam kebijakan yang mungkin Sangat memberatkan di tengah ketidak berdayaan hidup saat ini.

Menurut pengamat sosial dan kemanusiaan Rohmat Selamat, SH, M.Kn, salah satu solusi alternative untuk mengatasi hal itu, maka dengan adanya program Corporate Social Responsibility (CSR) bisa didorong untuk membiayai program jaminan kesehatan bagi masyarakat, khususnya masyarakat miskin. Dengan mendapatkan (PBI) Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan.

Program CSR, kata Rohmat, merupakan bentuk pertanggung jawaban suatu perusahaan untuk hal-hal yang bersifat sosial, bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang bersifat urgen dan penting, yang bisa mungkin dapat membantu program kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Adanya “Program CSR ini kan program sosial, sebagai wujud pertanggung jawaban perusahaan. Penggunaannya pun, menurut saya bisa disesuaikan, dari pada untuk yang lainnya atau membuat taman, alangkah lebih baik bisa dimanfaatkan untuk membantu khususnya masyarakat kab. Bogor dengan program kesehatan masyarakat. Dan ini tidak menyalahi aturan,” kata Rohmat, kepada rakyatbicara.co.id, Minggu (22/12/2019).

Rohmat juga memberi ilustrasi, pada sebuah rumah sakit yang berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) bisa menyisihkan CSR nya untuk orang-orang miskin yang gawat darurat di rumah sakit tersebut.

Yang mungkin saja sebuah rumah sakit dapat mengalokasikan dana CSR nya sebesar Rp 500 juta per tahun. Untuk program bakti sosial kesehatan masyarakat maupun operasi terencana yang tidak gawat darurat, seperti bibir sumbing cukup dialokasikan sebesar Rp 150 sampai Rp 200 juta saja. Sedangkan yang Rp 300 juta, dialokasikan untuk pasien-pasien yang tidak mampu atau gawat darurat di rumah sakit tersebut, berapapun biayanya. Ini akan sangat membantu,” tuturnya.

Jika para Rumah Sakit melaksanakan komitmen seperti tersebut, dan diikuti oleh perusahan-perusahaan lain non rumah sakit, tentu persoalan penanganan pasien miskin yang tidak mampu berobat bisa teratasi.

Saya juga berharap “Pemerintah Daerah setempat, bersama-sama perusahaan-perusahaan yang ada di wilayahnya, bisa merumuskan penggunaan dana CSR ini untuk menopang program kesehatan masyarakat. Jadi dana CSR bisa tersalurkan tepat sasaran, dan masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” pungkas Rohmat. (hdr).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional