Menu

BKPSDM Kota Bima Janji Perhatikan Peserta CPNS Dari Jurusan Hubungan Internasional

  Dibaca : 241 kali
BKPSDM Kota Bima Janji Perhatikan Peserta CPNS Dari Jurusan Hubungan Internasional

Kota Bima, Rakyatbicara.co.id – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bima, Drs M. Saleh berjanji akan memperhatikan peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota (Pemkot) Bima Tahun Anggaran (TA) 2019 dari jurusan Hubungan Internasional (HI).

Hal ini terkait adanya kabar penganuliran 14 calon peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemkot Bima TA 2019 yang telah lulus verifikasi administrasi menjadi tidak lulus verifikasi administrasi pada akhir Desember 2019 lalu, yang sedianya akan mengikuti SKD yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada sekitar akhir Januari 2020 ini. “Masih dibahas,” ujar M. Saleh yang juga panitia seleksi CPNS 2019 di kantornya, Kota Bima (4/1/2020).

M Saleh juga membenarkan adanya 14 peserta yang dianulir kelulusannya karena dinyatakan TMS ini. “Dapat informasi dari mana?,” kata Saleh.

Hal ini terkait proses seleksi, yaitu dianulirnya 14 calon peserta tes tersebut, karena beberapa diantara yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) tersebut ada yang berasal dari program studi H.I yang masih memiliki peluang untuk diakomodir, sesuai dengan formasi yang dipersyaratkan, yaitu formasi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. “Ada 3 orang,” lanjutnya.

Namun hal ini masih terus didalami dan dirembukkan oleh pihak panitia pelaksana untuk memastikan proses perekrutan berjalan sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku. Menurutnya pemerintah membuka kesempatan yang luas pada masyarakat untuk menjadi CPNS/PNS tanpa kendala. “Masih dibahas,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, salah satu staf BKD yang juga panitia seleksi, Nurrahman menyampaikan hal yang senada. Menurutnya, melihat banyaknya minat pendaftar CPNS yang berasal dari jurusan HI, ia menjanjikan akan membuka kesempatan bagi jurusan yang lulusannya bergelar Sarjana Ilmu Politik dan Sarjana Ilmu Sosial tersebut pada rekrutmen CPNS TA 2020 mendatang.
“Kita akan coba akomodir (lulusan H.I, Red.) pada (rekrutmen CPNS) 2020 nanti, sambungnya.

*Janji Verifikasi Ulang*

Kepala BKPSDM Kota Bima, Drs M. Saleh menjanjikan akan melakukan verifikasi ulang terhadap para peserta yang dianulir tersebut sesuai prosedur, dengan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat maupun regional, sehingga proses rekrutment CPNS Pemerintah Kota Bima berjalan lancar. Bahkan memberi kesempatan bagi 14 peserta yang masuk dalam daftar untuk memberikan sanggahan melalui akun sscn.bkn.go.id masing-masing yang diinformasikan langsung pada masing-masing peserta.

“Sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai keliru, yang lolos yang ini, sementara yang dibutuhkan ini. Jangan sampai tidak ketemu. Verifikasi ulang lagi. Namanya ada kekeliruan sedikit. Itu terbuka ruang untuk sanggah. Kalau khusus yang 14 (tidak lulus) itu, kita ini lagi bahas yang H.I (Jurusan Hubungan Internasional, Red.),” ungkapnya lagi.

Seperti diketahui, sebanyak 14 calon peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Bima dianulir kelulusannya pada tahap seleksi administrasi ‘perbaikan’ oleh Panitia Seleksi CPNS Pemerintah Kota Bima Tahun 2019, pada 31 Desember 2019 lalu.

Padahal sebelumnya pada pengumuman panitia tertanggal 20 Desember 2019 telah dinyatakan Memenuhi Syarat (MS/lulus).

“Iya, dinyatakan tidak lulus, padahal sebelumnya lulus,” ungkap dengan kecewa salah satu peserta yang masuk dalam daftar, Wan, Sabtu (4/1/2020).

Berbanding terbalik, sebanyak 23 calon peserta yang sebelumnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS/tidak lulus) pada pengumuman Desember lalu, bahkan dinyatakan lulus (MS), setelah melalui masa sanggah yang ditentukan panitia. Ia merasa keberatan atas permasalahan ini, karena meyakini telah melalui mekanisme perekrutan dengan benar sesuai aturan yang ditentukan oleh pihak panitia pelaksana. “Padahal sebelumnya telah berkonsultasi juga dengan pihak panitia,” lanjutnya.

Ia mengaku akan menempuh berbagai cara yang legal untuk memperjuangkan haknya beserta 13 calon peserta lainnya. Bahkan akan terus memantau perkembangan terkait mekanisme perekrutan CPNS oleh panitia pelaksana.

“Kami akan terus berjuang untuk kebenaran. Akan tetap kami pantau. Perjuangan ini bukan untuk saya sendiri, namun untuk semua, khususnya peserta 14 orang yang dianulir kelulusannya tersebut” tegasnya.

Seperti terungkap dalam unggahan pengumuman pada situs bkpsdm.bimakota.go.id tertanggal 1 Januari 2020 Nomor : 811/2455/BKPSDM/XII/2019 Tentang Peserta Lulus Seleksi Administrasi pada Seleksi CPNS Pemerintah Kota Bima Tahun Anggaran 2019, pengumuman tersebut ditanda tangani oleh Sekretaris Kota Bima, Drs. Muhtar MH selaku Ketua Panitia Seleksi.

“Panitia Pengadaan CPNS Pemerintah Kota Bima telah memverifikasi ulang terhadap sanggahan pelamar dan hasil verifikasi ulang didapatkan bahwa sebanyak 23 pelamar berubah menjadi Memenuhi Syarat (MS) sebagaimana tercantum pada lampiran pengumuman ini dan didapat perubahan 14 pelamar diralat kelulusannya menjadi TMS sesuai Surat Sekretaris Daerah selaku Ketua Panitia Seleksi CPNS Kota Bima Nomor 813/2482/BKPSDM /XII/2019, tanggal 30 Desember 2019,” rilis panitia melalui situs tersebut, (1/1/2020).

Dalam informasi yang terkonfirmasi langsung, yang disampaikan melalui pesan singkat handphone (SMS) salah satu panitia pelaksana, Nurrahman kepada 14 peserta yang dinyatakan tidak lulus, ia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kebijakan panitia setelah melalui koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) regional setempat, maupun BKN pusat. Pelamar yang masuk dalam daftar juga berhak untuk menyampaikan sanggahan melalui akun sscn.bkn.go.id untuk dipertimbangkan oleh panitia seleksi dengan batas waktu yang terbatas.

“Assalamualaikum. Diinformasikn kpd pelamar CPNS Kota Bima yang status sblmnya lulus menjadi tidak lulus, diberikan waktu u/ menyanggah pada akun masing pelamar mulai tgl 4 Jan 2020 pukul 00.00 s/d tanggal 4 Jan 2020 pukul 12.00. Terimakasih,” ungkap pria yang juga pegawai BKPSDM Kota Bima tersebut, (4/1/2020).

Sementara itu saat dikonfirmasi media ini, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan SH mengatakan masih menunggu laporan dari pihak BKPSDM Kota Bima. Namun ia memastikan proses rekrutmen akan berjalan lancar, agar hak anak bangsa yang memiliki kemampuan baik dapat terakomodir dengan baik. Namun menurutnya, syarat untuk menentukan kelulusan peserta juga harus terpenuhi.

“Klarifikasi dikomplain data, Dikonfirmasi datanya, Kekurangan datanya. (Karena proses perekrutan) transparan,” kata pria ramah ini saat ditemui awak media ini di kediamannya di Kota Bima, (4/1/2020).

Sementara itu, Wali Kota Bima, H. M Lutfi SE saat wartawan media ini mencoba dua kali menemuinya di kediamannya pada (4/1/2020) tidak dapat dihubungi. Demikian juga dengan Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. Mukhtar MH selaku Ketua Panitia Seleksi CPNS (Pelaksana) belum dapat dihubungi. (KAE).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional