Menu

Banjir Dikelurahan Cempedak, Wisata Bagi Yang Kurang Akal Dan Kurang Piknik

  Dibaca : 103 kali
Banjir Dikelurahan Cempedak, Wisata Bagi Yang Kurang Akal Dan Kurang Piknik
Lampung Utara, Rakyatbicara.co.id  – Bencana Banjir tak selamanya menjadi Momok yang menakutkan bagi masyarakat yang mengalaminya, Terkadang Banjir juga dapat menjadi sebuah Destinasi Wisata bagi sebagian orang atau Kalangan yang tentunya pola pandangnya sedikit berbeda dari umumnya yang dapat juga dikatakan Nyeleneh alias Menyimpang serta kurang Akal dan Kurang Piknik.
Seperti Banjir Tahunan yang kerap melanda pemukiman Padat penduduk di Kelurahan Cempedak Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Minggu (20/01/2020).
Banjir yang kerap melanda umumnya di akibatkan oleh Pendangkalan Sungai dan Kebiasaan Buruk warga masyarakat dengan membuang sampah pada Sungai menjadi Faktor penyebab utama penyumbang Banjir.
Namun sedikit berbeda dengan cara pandang masyarakat dalam menyikapi datangnya Bencana Banjir yang biasa di lakukan dan rasakan oleh warga masyarakat Kelurahan Cempedak dalam menghadapi Bencana Banjir.
Pasalnya, Bencana Banjir bagi warga, hanya di anggap sebagai Fenomena alam biasa dan bahkan mereka jadikan sebuah Destinasi Wisata Tahunan yang di Tunggu kedatanganya walaupun terkesan Extrem.
Seperti tampak pada sebuah Jembatan Bombai yang menghubungkan Kelurahan Cempedak dan Sribasuki pada minggu sore waktu setempat, Puluhan orang Berkumpul di atas Jembatan yang terdiri dari Kaum Dewasa hingga Bocah sambil memandang Arus sungai Way Umban yang Debit Volume Airnya mulai meningkat pertanda akan datangya Banjir Tahunan.
Bermacam Topik menjadi Bincang Hangat setiap orang yang ada sembari memandang Arus sungai yang terkadang di hiasi Oleh tumpukan sampah dan terkadang kotoran manusia yang terbawa oleh arus air, Sesekali terdengar gelak tawa dari para Bocah-bocah yang terlihat Gembira di balik Bencana yang mengancam.
Ketika awak Transmetronews bertanya kepada,” Robian yang juga Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Apa upaya atau Antisipasi warga Bila Banjir datang, Ia’pun menjawab santai” Kalu dateng Banjir, Ya’udah, namanya juga Bencana,” Paling kita nunggu bantuan dateng, entah dari Pemerintah atau Dermawan yang mau perduli dan membantu” Biasanya sih, banyak yang dateng ngasih Sembako dan kebutuhan lainya” Pokonya warga pasrah aja dan senang ada yang memberikan bantuan, Ujarnya santai.
Secara bersamaan, terdengar suara Seorang Bocah yang bertanya kepada Orang tuanya yang sedang berbincang dengan beberapa rekanya di atas Jembatan” Pak, emang mau ada Banjir lagi ya pak’ Horeee…teriak sang Bocah sambil berlari kegirangan,” Sang bapak hanya tertegun sambil melongo dan berkata lirih” waduuuh, gumamnya. (LE/Hr).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional