Menu

LSM MPB Geram Terhadap Dugaan Perhalihan Dana PKH Di Bogor

  Dibaca : 229 kali
LSM MPB Geram Terhadap Dugaan Perhalihan Dana PKH Di Bogor

Bogor, Rakyatbicara.co.id – hampir 24 jam pejuang bogor dengan nama Masyarakat Pejuang Bogor siap mengawal dan mendampingi dengan bentuk apa pun dengan bukti yang akurat mulai dari pendidikan, kesehatan, kesejahteraan masyarakat dalam haknya serta dan lainnya.

Adanya temuan salah satu program pemerintah dengan nama (PKH) Program Keluarga Harapan. oleh itu LSM MPB pada Senin (27/1/2020) pagi, meminta kepada kepala dinas sosial kabupaten bogor untuk mengadakan gelar pekara serta melaporkan temuan -temuan di lapangan terkait penerimaan kepada penerima yang disinalir tidak transparan di gedung dinas sosial.

Terlihat kejanggalan-kejanggalan ketika gelar rapat berlangsung, adanya penerimaan pada saat 3 bulan terhakir pada tahun 2019. Di mana diduga jumlah penerima tidak sesuai dengan apa yang di berikan oleh pemerintah pusat.

Turut hadir dalam gelar perkara Kepala Dinas Sosial Drs. Rustandi , Kepala Desa Tegal Waru Hj. Nunung Nuriyah, Ketua Umum Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Pejuang Bogor (MPB) Atik Yulis Setyowati, Perwakilan pendamping PKH kab. Bogor kementrian sosial kabupaten bogor.

“Pada seksi tanya jawab pertanyaan pihak pendamping tidak dapat menjelaskan detil karna adanya perubahan dan terblokirnya kartu atm dari pihak si penerima pkh”.

Nama komponen Sugiarti salah satu penerimah PKH yang tinggal di kampung tegal waru desa tegal waru kecamatan ciampea kab. Bogor menjelaskan pada tahun 2017 saya menerima PKH hingga 2019 ini namun, Beliau menerima sudah 7 kali akan tetapi jumlahnya beda dengan yang resminya dan juga terkendala dengan terblokir nya kartu atm, terangnya.

Di sisi lain menurut Kepala Desa Tegal Waru Hj. Nunung Nuriyanah mengatakan, untuk penerima pkh di desa Tegal Waru kurang lebih 360 penerima bantuan pkh. dengan di temukan 1 kasus terkait pkh ini saya berharap tidak akan ada lagi masalah seperti ini menginggat saya juga baru menjabat sebagai kepala desa dan saya akan mengontrol warga yang menerima bantuan tersebut, ucap nunung pada saat di wawancarai, Senin (27/1/2020).

Sementara itu kepala dinas sosial kab. Bogor mengatakan terima kasih kepada ketua mpb yang sudah peduli terhadap penerima pkh untuk melaporkan dugaan pungutan ataupun perselisian informasi dari si penerima yang dilakukan oleh oknum.

Dalam pertemuan ini kepala dinas sosial memerintahkan kepada pendamping pkh dan pendamping Kementrian sosial kab. Bogor untuk memberikan laporan dan data rekening koran ke saya untuk kita cocokan ke sipenerima, “ya kita tunggu laporanya”, ucapnya.

Di sisi lain, Ketua Umum Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Pejuang Bogor (MPB) Atik Yulis Setyowati, juga mengatakan bila ini terbukti kita akan bawa kasus ini ke tinggat kepolisian karna kami ada bukti adanya kecurangan pada data atau pun pengakuan dari pihak korban terkait pencairan dana pkh, maka mpb tidak tinggal diam mengingat masalah ini sangat merugikan masyarakat miskin. (hdr).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional