Menu

405 Usulan Rencana Pembangunan Kecamatan Koja Diteruskan Ke Tingkat Kota

  Dibaca : 8 kali
405 Usulan Rencana Pembangunan Kecamatan Koja Diteruskan Ke Tingkat Kota
Jakarta, Rakyatbicara.co.id – Sebanyak 405 usulan rencana pembangunan di Kecamatan Koja dinyatakan diteruskan dalam pembahasan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Jakarta Utara akhir Februari 2020 mendatang. Angka tersebut berasal dari hasil pembahasan Musrenbang tingkat Kecamatan Koja yang sebalumnya memiliki 620 usulan.
Camat Koja Ade Himawan mengatakan, dari total 620 usulan yang dibahas dalam Musrenbang tingkat kecamatan, 405 usulan dinyatakan diteruskan dalam pembahasan Musrenbang tingkat kota. Sedangkan 98 usulan lainnya sudah teranggarkan di tahun anggaran pembangunan 2020 dan 117 usulan rencana pembangunan ditolak.
“Alasan usulan itu ditolak karena beberapa hal, mulai dari salah mengusulkan tujuan SKPD (Satuan Perangkat Kerja Daerah), salah mengusulkan tipe usulan, data isian tidak lengkap 4. Dari hasil survey, lokasi tidak memenuhi syarat, barang tidak bisa dihibahkan namun tetap disiapkan jika diperlukan, dan usulan termasuk CAP (Community Action Plan),” kata Ade, saat ditemui di Kantor Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Kamis (13/2/2020).
Dari 620 usulan rencana pembangunan tersebut, dijelaskannya hanya 17 usulan yang berupa non fisik. Selebihnya 96 usulan berupa pengadaan barang dan 507 usulan berupa rencana pembangunan fisik.
“Jika dipersentasekan, dari 100 persen usulan rencana pembangunan masih didominasi usulan fisik yakni sebesar 82 persen. Hanya 17 persen usulan non fisik dan 15 persen usulan barang,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menyarankan agar jajaran kecamatan, masyarakat, swasta dan akademisi berkolaborasi ciptakan program guna merealisasikan usulan tersebut. Tidak hanya berupa rencana pembangunan fisik, namun juga memprioritaskan pembangunan non fisik atau Sumber Daya Manusia (SDM).
“Tadi saya sampaikan untuk usulan yang ditolak, saya mengusulkan untuk dikaji ulang. Jika tidak ada dalam templatenya itu bisa diusulkan tersendiri atau menyusul untuk disampaikan ke tingkat kota dan SKPD terkait,” tutupnya. (wbo).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional