Menu

Diduga Tidak Berizin PT. CISF Di Gruduk Warga Tenjo

  Dibaca : 27 kali
Diduga Tidak Berizin PT. CISF Di Gruduk Warga Tenjo
Bogor, Rakyatbicara.co.id – Dengan keberadaan peternakan ayam yang di kelola oleh PT. CISF tidak menghiraukan keluhan warga yang ada di sekitar peternakan tersebut. Puncak dari kekesalan tersebut pada senin ( 10/2/2020 ) sekitar pukul 09.00 wib, warga telah menggelar aksi demo di depan peternakan tersebut serta Kantor Kecamatan Tenjo kabupaten Bogor.
Mereka mendesak Peternakan Ayam milik PT. CISF untuk ditutup, mereka juga mendesak aparatur kecamatan agar menutup peternakan ayam yang dinilai mencemari lingkungan dan di duga tidak memiliki izin.
Salah seorang perwakilan warga, Atang AG mengatakan,” keberadaan ternak ayam di wilayahnya sudah mencemari lingkungan. Akibat kotoran ternak ayam tersebut telah mencemari air dan udara. Apalagi, saat ini aliran Sungai Cidurian yang berada di desa sudah tercemar kotoran ternak baik dari Peternakan Ayam milik PT CISF yang disebut Cibadak 1 dan Cibadak 2,” katanya.
”Kami tidak nyaman dengan keberadaan kandang ayam itu, karena sudah mencemari lingkungan. Peternakan ayam itu menimbulkan bau busuk, banyak lalat beterbangan, dan air sungai tercemar,” tandasnya, Jumat (14/02/2020).
“Selain itu, keberadaan peternakan ayam itu sangat mengganggu. juga tidak ada kontribusi dan manfaatnya bagi masyarakat, ”Kami sudah beberapa kali menyampaikan aduan ini kepada aparat desa dan kecamatan, untuk itu kami minta ketegasan aparat Desa dan Kecamatan agar menutup peternakan itu,” tegas atang.
Para pendemo menuntut peternakan ayam yang berada di lokasi Kampung Baru dan Kampung Karoya Desa Bojong segera  ditutup, karena meresahkan selain berdekatan dengan permukiman warga sekitar serta berdekatan sekali dengan Sekolah Dasar Negeri Bojong 02.
Keluhan serupa juga di sampaikan Parto salah satu warga desa Bojong yang juga ikut dalam aksi demo. “Sebagai Warga saya sangat terganggu. Sudah nggak ada manfaatnya ke warga, malah dapat sengsaranya.
Apalagi dengan adanya suara bising (genset) di saat listrik PLN padam, juga sangat mengganggu pada saat malam hari. dimana saya harus beristirahat, Apa lagi pada jalan menuju makam lebak tarogong juga belum ada realisasi apapun. Intinya tidak ada iktikad baik dari PT. CISF pada warga terdampak” paparnya.
Lanjut Atang, “Bila tidak ada tindakan nyata dan tindakan tegas, kami akan kembali menggelar aksi yang lebih besar, dan kami akan bawa permasalahan ini pada komisi III DPRD Kabupaten Bogor dan Bupati Bogor”.
Sementara di sisi lain Sekertaris Kecamatan Camat Tenjo, Maman Sumantri mengatakan,” “Akan mengkaji seluruh permasalahan, Jika memang ditemukan kesalahan, terutama perihal perizinan, akan meminta kepada pihak terkait untuk mengambil tindakan tegas,” ujarnya.
“Kita akan cek satu persatu, jika terbukti bersalah, sepatutnya ada tindakan tegas..? Kami akan panggil pihak PT. CISF dan saya juga akan melaporkan hal ini ke Camat ,  Mudah-mudahan dalam waktu dekat tidak sampai minggu ini sudah ada mediasi antara pihak-pihak terkait,” tegas Maman Sumantri. (Syd/rb/parto).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional