Menu

Diduga Banyak Oknum Terlibat Polemik Dalam Penjualan Tanah

  Dibaca : 71 kali
Diduga Banyak Oknum Terlibat Polemik Dalam Penjualan Tanah
Foto : Ilustrasi

Bogor, Rakyatbicara.co.id – Diduga banyak oknum yang terlibat penjualan atas tanah seluas 13000 Meter yang ada di wilayah desa Hambalang yang terjadi beberapa tahun lalu. Informasi yang di himpun dari narasumber,” Bahwa pemilik tanah seluas 13000 meter adalah Ir. Darmawaji Putra Almarhum dengan satu ahli waris.

Dan tidak pernah menjual tanah tersebut kata narasumber,” Ini sangat aneh kok bisa orang yang sudah Almarhum ikut tanda tangan, lebih anehnya lagi ahli warispun ikut tanda tangan dalam penjualan tanah tersebut, sedangkan belum pernah menyetujui dan menjual tanah tersebut.

Dan apakah sah plt pada saat itu menanda tangani Penjualan itu, saya ada semua bukti – bukti siapa saja yang terlibat dalam penjualan itu berikut saksi – saksi yang terlibat dalam penjualan tanah ini, termasuk salah satu mantan kades juga terlibat, oleh karenanya masalah ini secara unsur perdata dan pidana ada saling keterkaitan karena diduga ada unsur pemalsuan tanda tangan serta dokumen,” katanya. (17/02/2020).

Salah satu oknum diduga mantan kades Hambalang pada eranya berinisial, ketika di konfirmasi di kediamannya menyangkal,” saya sangat tidak mengerti nama saya di bawa-bawa dalam Polemik ini, Dan demi Alloh saya tidak menerima satu rupiahpun, apalagi anak saya di sebut juga terlibat, bahkan anak saya juga di datangi jaksa, karena dia tidak terlibat dia hadapi, dan lebih menyakitkan anak saya di isukan menerima sejumlah uang yang tidak sedikit, itu tidak benar,” Ucapnya kepada rakyatbicara pada Senin (17/2/2020) pukul 16.15 wib.

“Dan saya tegaskan di sini bahwa tidak benar anak saya menerima sejumlah uang dari penjualan tanah tersebut dan dia hanya menjalankan tugasnya sebagai pelayanan, tambahnya.

Saya tidak tahu menau atas apa yang terjadi dengan penjualan tanah, ini saja saya baru tahu dari bapak – bapak yang datang kesini,” kata Wawang Sudarwan (kepala Desa Hambalang). “Terus terang saya baru mendapatkan informasi ini sekarang, karena sebelumnya tidak ada yang datang mengadu atau mengeluhkan dan merasa di rugikan atas peristiwa ini, apalagi terjadinya sebelum saya menjabat, namun saya sangat berterima kasih atas informasi ini”.

Dan akan saya cari informasinya atas kebenarannya, walaupun sangat saya sayangkan kedua belah pihak jika memang ada yang merasa berhak atas tanah tersebut dan merasa di rugikan atas penjualan tanah tersebut kenapa tidak datang kedesa. kita musyawarah kan pasti akan ada solusinya, jadi tidak membias kemana- mana, Tandas Wawang, Selasa (19/2/2020).

Sementara Sekertaris Desa Hambalang yang pada saat itu sebagai Plt juga membantah atas keterlibatan dirinya, saat di jumpai Rakyatbicara.co.id di kantornya,” Saya bingung keterlibatan saya di mana, pada saat itu saya melaksanakan pelayanan kepada masyarakat sebagai mana tugas saya sebagai pelayan masyarakat,” Ucapnya.

Masih keterangan sekdes,” tidak benar saya dalam hal ini di beri atau menerima uang dalam jumlah berapapun, dalam bentuk apapun sebagaimana rumor yang berkembang, saya berani bersumpah apabila saya menerima sesuatu dan silahkan jika memang ada buktinya, Dan terjadinya jual beli itu sebelum dia meninggal dunia,” tambahnya lagi.

“Ini juga saya sampaikan, ketika waktu itu ada yang datang dan mengaku dari Intel bersama seseorang yang juga mengaku dari Kejaksaan negeri Cibinong, namun apapun ini saya akan kordinasikan dengan pak kades, akan seperti apa nanti selanjutnya jalan serta solusi jalan keluarnya agar semua jadi terang dan jelas duduk persoalannya”.

Dan sekali lagi saya tegaskan dalam hal ini saya berdiri di tengah – tengah dan apa yang di tuduhkan kepada tidak terbukti akan saya laporkan atas pencemaran nama baik ,” tandasnya lagi. (Roni).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional