Menu

Sengketa Tanah, Hakim Kabulkan Keberatan Penggugat

  Dibaca : 22 kali
Sengketa Tanah, Hakim Kabulkan Keberatan Penggugat

Bogor, Rakyatbicara.co.id – Sidang sengketa tanah dengan perkara nomor. 256/PDT.G/2019/PN.Cbi Yang berlangsung di Pengadilan Negeri Cibinong, kabupaten bogor, kelas IA ditunda Hakim saat tergugat menghadirkan dua saksi, senin (16/3/20).

Dimana saksi yang di hadirkan adalah karyawan dan atau dalam satu profesi dengan para pihak tergugat dalam kasus sengketa jual beli tanah tampa ada sepengetahuan pemilik tanah.

Namun dalam persidangan yang berlangsung singkat ini saksi yang di hadirkan langsung di tolak kuasa hukum penggugat, gayung bersambut penolakan ini di kabulkan oleh majelis hakim yang di ketuai, Luci Ermawati dengan dua hakim anggota yakni, Tira Tirtona, dan Andri Falahandika, serta panitera pengganti Eti Sugiarti.

Saat diluar persidangan, tim kuasa hukum para tergugat serta saksi enggan memberikan keterangan saat di wawancarai media Rakyatbicara.co.id dan bergegas pergi.

Sementara itu kuasa hukum penggugat pada rakyatbicara.co.id menuturkan,” kita optimis memenangkan perkara ini dengan bukti – bukti yang kita punya, seharusnya setelah terjadi peralihan hak dari Windarsih kepada Wiretni tanpa ada pembayaran, kalau tanpa pembayaran seperti itu artinya sudah perbuatan melawan hukum dalam hukum perdatanya, dalam hukum pidananya diduga adanya penipuan,”ujar Lima Guta Ginting.

Gintingpun memaparkan, “penolakan saksi yang di hadirkan itu berdasarkan 145 menyatakan itu, harus di tolak karena dalam satu ikatan profesi, dan sidang hari di tunda sampai (6/4/20) mendatang, akan kita liat seperti apa sidang akan datang, ini banyak ke anehan seperti jika ini sudah di bayar kenapa ada pertemuan keluarga, Weretni akan melakukan pembayaran sekarang sedangkan pembeliannya beberapa tahun yang lalu, sedangkan dalam persidangan mereka mengatakan sudah di bayar, ini sangat aneh. Nah ini sudah kita sampaikan semua bukti- bukti dari kita termasuk dari para tergugat nanti kita lihat keputusan majelis seperti apa, obyektif apa tidak keputusannya nanti saya rasa mereka bisa menilai dengan profesional.(RB)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!



Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional