Menu

Bapak Manin Sekian Tahun Hidup Kemiskinan Di Kegelapaan

  Dibaca : 95 kali
Bapak Manin Sekian Tahun Hidup Kemiskinan Di Kegelapaan

Bogor, Rakyatbicara.co.id – Keluh kesah yang hanya merintih, pasrah dalam kehidupan maupun kesehatan. yang di alami keluarga bapak Manin bersama istri, Hanya dapat menunggu dari perhatiannya warga untuk mendapatkan uluran tangan.

Mulai dari RT, RW dan sampai tingkat desa, camat ataupun dinas terhadap warga lansia yang sudah sekian lama tidak menerima apapun dari pemerintah baik pusat, Provinsi dan Kabupaten apa lagi dari desa karang tengah kecamatan Babakan Madang, Jumat (08/05/2020).

Menurut keterangan salah satu warga Minah mengatakan bapak Manin hanya tinggal berdua, untuk kebutuhan nya saya tidak tau.

Di sisi lain bapak Manin dengan usia 67 tahun kelairan tahun 1953 warga kabupaten bogor dengan KTP Elektrik pada tahun 2012 mengatakan, sudah puluhan tahun tinggal di sini. Lalu kami mencoba menanyakan untuk makan sehari-hari, dan ia menjawab hanya mengandalkan bantuan warga dan para donatur untuk dapat makan.

Akai Beha Nuryadin selaku ketua RW 06 mengatakan keluarga bapak Manin baru di ajukan pada tahun 2020 ini untuk BPJS PBI (Pererta Bebas Iuran), PKH, BPNT, Pendataan BDT SIC-NG, ucap Ketua RW pada (07/05/2020).

Minimnya penerangan dengan mengandalkan lampu minyak tanah untuk mendapatkan cahaya di malam hari. Apa lagi Pendataan pun baru di ajukan oleh pihak RT, RW dan desa ketika sudah ramai di media sosial.

“Apakah tugas dan fungsi aparatur pemerintah setempat diam saja” ketika keberadaan warga lansia sangat membutuhkan peratian dan sentuhan yang hangat dari pemerintah daerah. Apalagi ketika tim anggota relawan MPB menghubungi pihak kepala desa yang tidak respon terhadap wilayah dan warganya.

Disisi lain Ketua Masyarakat Pejuang Bogor (MPB) Atiek Yulis Setyowati menyayangkan kepada kepala Desa Karang Tengah yang kurang pro’aktif terhadap warga dan wilayah seharusnya pihak kepala desa mementingkan warganya ‘apa lagi ada warga lansia yang sedang sakit’ apalagi dengan kehidupannya memang sangat benar-benar miskin dan perlu uluran tangan dari pihak-pihak terkait.

Setelah ada gebrakan dari para pejuang militan MPB turun melakukan assesment dan memanggil semua instansi terkait langsung pada gerak memberikan bantuan wujud dari kepeduliannya.

Sayang sekali kadesnya belum datang padahal dari camat, koramil, polsek, Dinsos dll sudah turun. alasan belum datang ke lokasi belum disampaikan ke kami.

Ini salah satu contoh dari sekian banyak warga yang sangat butuh perhatian _urgent_ Sebelum masalah baru muncul, ucap Atik.

Sedangkan menurut keterangan warga bahwa Kepala desa karang tengah sudah 3 priode ini menjabat.

Melihat kejadian ini diduga kades tidak ada respon terhadap warganya. ketika rekan-rekan media mengkonfirmasi pihak kepala desa hingga kini masih belum dapat di temui untuk memintai keterangan. (hdr).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional