Menu

Yusuf Ibrahim Kordinator Banprov Kec Tenjolaya, Ini Hanya Kesalahan Berkomunikasi

  Dibaca : 243 kali
Yusuf Ibrahim Kordinator Banprov Kec Tenjolaya, Ini Hanya Kesalahan Berkomunikasi

Bogor, Rakyatbicara.co.id – Pemberian tugas sosial kepada para karang taruna demi membantu program pemerintah dalam bentuk bantuan covid19 dari segi penyaluran kini menuai polemik, Pemberitaan di salah satu media online yang terbit pada tanggal 6 Juli 2020 pasalnya isi berita yang menyatakan tidak adanya fee dan transparansi dari Penanggung Jawab Antaran Bantuan Provinsi yang terdiri dari natura dan uang tunai tersebut dianggap tidak sesuai fakta lapangan.

Ditemui saudara M. Yusuf Ibrohim selaku Ketua kordinator banprov tingkat kecamatan tenjolaya (toke) dengan nama sapaannya, fee tersebut sudah diberikan sesuai dasar kesepakatan bersama Kepala Desa se-Kecamatan serta menginstruksikan agar para Kepala Desa Se-Kecamatan Tenjolaya serta para Karang Taruna agar menjadi Penanggung Jawab Antaran Bantuan Provinsi (Banprov) di Desanya, Senin (06/07/2020).

Adanya jasa/Fee yang diberikan atas dasar kesepakatan itupun kami berikan keterangan kepada kepala Desa Cibitung Tengah Kecamatan Tenjolaya, bukan hanya itu saja bahkan kami dari awal sudah menyiapkan untuk jasa/fee antaran untuk para karang Taruna Pancha Yoda yang turut membantu, hanya saja ada keterlambatan karena kami harus merapihkan dokumen pendukung KK dan KTP untuk diserahkan kepada kantor pos, terangnya.

Namun kami menyayangkan adanya pemberitaan tersebut. Menurutnya hal seperti ini tidak patut langsung diberitakan apalagi fakta lapangan tidak sesuai dengan apa yang diberitakan, lanjutnya kang Toke bahwa fee yang diterima sudah sesuai dengan hasil rapat kami bersama. Mudah-mudahan masalah komunikasi ini bisa diselesaikan dengan musyawarah yang baik dan semoga Karang Taruna Pancha Yoda juga dapat memahami ini.

Ditempat terpisah diutarakan oleh saudara Komeng selaku Ketua Karang Taruna Desa Cinangneng dan Dicky Ketua Karang Taruna Desa Tapos I, fee tersebut sudah disepakati dan kami sama sekali tidak mempermasalahkan fee Antaran Banprov, bagi kami sudah Alhamdulillah bisa menunjukan eksistensi organisasi KArang Taruna Desa dan membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.

Adapun Stetment dari Karang Taruna Pancha Yoda Desa Cibitung Tengah sama sekali kami tidak mengetahuinya dan tidak mewakili suara kami, mungkin itu hanya kesalahan komunikasi saja, bagi kami dan desa lain tidak ada permasalahan terkait fee tersebut dan saat ini kami sedang mempersiapkan agenda Banprop Non DTKS tahap II, Lanjut mereka semoga masalah ini bisa diselesaikan dengan baik demi marwah Karang Taruna.

Sementara di sisi lain Sekertaris Karang Taruna Kabupaten Bogor Hendra Tirtana yang dihubungi via Whatsapp memaparkan sebaiknya hal tersebut diselesaikan dengan baik dan Tabayun terlebih dahulu, saya kira ini hanya kesalahan dalam berkomunikasi dan bagian dari dinamika lapangan, ucap Hendra Tirtana kepada rakyatbicara.co.id pada Selasa (07/07/2020).

Antaran banprov Non DTKS Tahap II akan segera bergulir di 28 Kecamatan yang dikelola oleh Karang Taruna, sehingga kepada seluruh kader agar berkomunikasi dan menyamakan persepsi dalam penyalurannya supaya Banprov tersebut diterima langsung sesuai data. (hdr).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional