Menu

Klarifikasi Kades Cimanggis, Terkait Isu Adanya Pungli di Pasar Kaget

  Dibaca : 55 kali
Klarifikasi Kades Cimanggis, Terkait Isu Adanya Pungli di Pasar Kaget

Bogor, Rakyatbicara.co.id – Kepala Desa (Kades) Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, membantah isu yang beredar ada setoran pedagang pasar kaget Taman Pinus Billabong Permai, ke pihaknya.

Abdul Azis selaku Kades Cimanggis meluruskan bahwa hal itu tidak benar dan bukan kapasitas Desa, ia menjelaskan, “pihak Desa samasekali tidak pernah memungut dan menerima apapun dari aktivitas di pasar tersebut,” katanya.

Lokasi lahan pasar kaget letaknya di perumahan taman pinus billabong permai, menurut Azis, itu bukan aset Desa atau pemerintah, “Karena pasar kaget tersebut berada di wilayah perumahan yang merupakan aset pengembang,” ujarnya.

“Maka yang paling berkepentingan dan memiliki hak penggunaan aset adalah pengembang,” kata Azis, kalaupun ada iuran kebersihan dari pihak RT/RW, “Itu wajar saja, dan itu diluar sepengetahuan Desa,” jelasnya.

Dia menegaskan, aktivitas pasar kaget itu tidak ada kaitannya dengan pihak Desa, karena tidak ada koordinasi ataupun permintaan ijin ke pihak Pemerintah Desa, jadi Desa tidak mungkin pernah memungut atau mengutip iuran apapun, “Gak ada itu setoran, itu gak benar..Hoax..,” tegas Azis.

Sebelumnya, beredar isu dikalangan pedagang, adanya setoran iuran bulanan ke Desa dari pedagang pasar kaget diperumahan Taman pinus billabong permai.

Dikonfirmasi satu diantara pedagang, pedagang tersebut juga membantah adanya pungutan, malah pedagang itu merasa dirugikan dengan adanya isu pungutan itu,tempat mereka dagang ditutup, padahal para pedagang juga menerapkan protokol kesehatan.

“Dari pihak pengembangpun tidak merugikan kami (pedagang),” katanya, “Kita disini cari makan, dengan adanya isu itu, bisa – bisa kami jadi gak bisa cari makan,” ujarnya, “ itu bohong sama sekali,” kata pedagang yang enggan disebut namanya.

“Akhirnya tutup begini.. ya udah gak pada dagang. (mulai ditutup) kamis 22 (oktober 2020),” katanya dan ia menegaskan bahwa kutipan atau pungutan iuran, “Disini gak ada pemerasan,” pungkasnya.(red/yus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!





Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional