Menu

Marah Kafe Diduga aman dari aparat Di Koljem Cilincing Masih Beroperasi

  Dibaca : 50 kali
Marah Kafe Diduga aman dari aparat Di Koljem Cilincing Masih Beroperasi

Jakarta, Rakyatbicara.co.Id – Salah satu lokasi diduga tempat prostitusi di wilayah Kolong Jembatan (Koljem), Cilincing, Jakarta Utara, sampai saat ini masih beroperasi. Masyarakat pun resah akan keberadaan tempat prostitusi itu.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (pemkot) Jakarta Utara sudah melakukan penertiban. Namun masih saja ada bangunan tempat prostitusi, itu Hal terlihat dari masih adanya sejumlah bangunan yang masih dijadikan tempat hiburan malam.

Berdasarkan pantauan dilokasi, di perkirakan kawasan koljem pada di siang hari nampak seperti biasa saja yakni warga melakukan aktivitas pada umumnya, yaitu ada yang menjemur pakaian dan lain-lain. Tak hanya itu, masih terlihat kapal-kapal milik para nelayan ikan tradisional bersandar di bibir jalan kawasan lokalisasi tersebut.

Kawasan lokalisasi yang marak akan aktivitas prostitusi dan berdekatan langsung dengan kali cakung drain ini, sehingga nampak kumuh. Tak hanya kumuh, lokasi tersebut yang terbilang tak begitu dekat akan keramaian bahkan di luarnya terlihat tumpukan sampah rumah tangga yang berserakan.

Pada siang hari sisi kiri jalan terlihat klub-klub malam dalam kondisi tertutup rapat. Beberapa pengakuan warga yang tinggal cukup lama di lokasi itu mengatakan klub-klub malam itu masih beroperasi pada malam hari.

Sementara itu, warga yang sudah 10 tahun tinggal di lokasi prostitusi itu Rudi  (45) membenarkan hal tersebut. Rudi mengatakan, tak mempan jika Pemkot Jakarta Utara hanya melakukan penertiban di kawasan itu dengan ala kadarnya.

“Saya perhatikan penertibannya bangunan-bangunan tersebut yang berdiri dan terlihat bangun mengunakan triplek-triplek saja. Bukan yang permanen, coba kalau bar-bar yang bahan bangunannya permanen, enggak di colek-colek tuh pak, ucapnya.

Justru dibiarkan, tidak tahu kenapa. Bahkan PSK, preman, parkir liar, alunan pada musik di malam hari itu masih terdengar. Hampir setiap malam tuh,” kata Rudi kepada Rakyatbicara.co.id, Sabtu (28/10 /2020) malam.

Rudi  menambahkan, keberadaan preman dan PSK, hingga kehadiran pria hidung belang membuatnya resah. Tak hanya resah bahkan dapat timbulnya tindakan kriminal, lingkungan menjadi rusak akan keberadaannya, apalagi diduga keberadaan pada botol-botol minuman, alat kontrasepsi hingga sampah-sampah rumah tangga lainnya yang dibuang langsung ke kali.

“Kelihatannya memang bersih nih pak, ini kali cakung drain. Coba kalau dikeruk dan di angkat mengunakan alat berat, paling juga menemukan apa yang ada di dalam lumpur yang isinya botol-botol minuman. Ya kalau enggak percaya, bisa dicek saja.

Sedengkan para nelayan-nelayan dan warga di sini juga pak yang membersihkan kalinya, bukan mereka-mereka yang pemilik atau karyawan bar-nya. PSK-PSK masih banyak juga tinggal di sini. Kan dulu ramai akan penertiban kawasan lokalisasi, memang pada pulang kampung. Tapi sudah ramai lagi sekarang,” tambah Mukmin.

melihat adanya keluhan warga, Sudin UMKM dan sudin Pariwisata serta Camat dan lurah Satpol PP dan Kepolisian agar melakukan pengawasan dan penertibannya dikarnakan Marah kafe-kafe prostitusi di koljem Cilincing masih beroperasi. (Tim).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!





Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional