Menu

Angka Kekerasan Terhadap Kaum Perempuan Meningkat

  Dibaca : 81 kali
Angka Kekerasan Terhadap Kaum Perempuan Meningkat

Belitung Timur, rakyatbicara.co.id – Peningkatan perlakuan tindak kekerasan terhadap kaum perempuan di Kabupaten Belitung Timur meningkat sepanjang tahun 2020 yakni sebanyak 20 kasus. Kasus kekerasan terhadap kaum perempuan ini terbanyak yang terjadi di Kecamatan Kelapa Kampit dan Gantung.

Sepanjang tahun 2020 ini terjadi peningkatannya dibandingkan tahun -tahun sebelumnya, bahkan kasus tindak kekerasan pada kaum perempuan ini terjadi di semua kecamatan yang ada di Kab Beltim.

Padahal di tahun 2019 ada Kecamatan dengan zero kasus, ujar Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Efita Santy di ruang kerjanya, Senin (25/01/2021).

Dijelaskan Efita, peningkatan kasus kekerasan terhadap kaum perempuan ini kebanyakan dipicu dengan faktor ekonomi, disusul lagi dengan ketidakharmonisan didalam keluarga dan sejumlah faktor lainnya.

Faktor ekonomi salah satu pemicu penyebab meningkatnya kasus kekerasan terhadap kaum perempuan. Faktor ekonomi ini pasti berpengaruh terhadap kondisi keluarga, apalagi ini lagi situasi COVID-19, tutur Efita.

Melihat fakta dilapangan bahwa kasus kekerasan terhadap kaum perempuan mengalami peningkatan. Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Beltim menargetkan penurunan kasus bahkan berharap tidak ada lagi kekerasan di tahun 2021.

Hampir sama dengan tahun sebelumnya, di tahun 2021 ini, kami memiliki program yang terkait perlindungan terhadap perempuan dan anak yang akan lebih dioptimalkan di tahun 2021, dan mengupayakan pemaksimalan implementasi Desa layak anak, jelasnya.

Selain dengan memaksimalkan program yang telah ada, untuk tahun 2021, Dinas Sosial berencana akan bersinergi dengan program milik Kementerian Desa, yang mana Kemendes telah melakukan launching kegiatan desa ramah perempuan dan anak.

Kami berharap di desa nantinya bisa memasukkan program Desa ramah perempuan dan anak yang berkaitan dengan program yang sudah dilaunching oleh Kementerian Desa.

Harapannya ke depan Desa bisa lebih pro aktif dalam upaya memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di wilayahnya masing-masing. Karena Dinsos lebih fokus untuk menyelesaikan masalah yang tidak bisa dihandle oleh desa,ungkap Efita.

Berikut Data Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan Selama Kurun Waktu 4 Tahun Terakhir :

Kecamatan Manggar : tahun 2017, 5 kasus, 2018, 11 kasus, 2019, 6 kasus dan 2020, 3 kasus. Kecamatan Damar : tahun 2017, 1 kasus, 2018, 1 kasus, 2019, 0 kasus, dan 2020, 4 kasus. Kecamatan Kelapa Kampit tahun 2017, 2 kasus, 2018, 2 kasus, 2019, 1 kasus dan 2020, 5 kasus. Kecamatan Gantung : tahun 2017, 4 kasus, 2018, 2 kasus, 2019, 6 kasus dan 2020, 5 kasus. Kecamatan Simpang Renggiang : tahun 2020, 1 kasus. Kecamatan Simpang Pesak : tahun 2020, 1 kasus. Kecamatan Dendang : tahun 2020, 1 kasus. TOTAL: tahun 2017, 12 kasus, 2018, 16 kasus, 2019, 13 kasus dan 2020, 20 kasus.(Ts/sm).

 

 

 

 

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional