Menu

Ropian Kunang, Penggagas Objek Wisata Puncak Tamiang Lampung Timur

  Dibaca : 110 kali
Ropian Kunang, Penggagas Objek Wisata Puncak Tamiang Lampung Timur

Lampung Timur, rakyatbicara.co.id – Rencana pembangunan pengembangan Objek Wisata Puncak Tamiang Lampung Timur digagas oleh Ropian Kunang (52) pada Kamis, 19 November 2020 yang tercetus saat pertama kali dirinya menapakkan kaki di lereng Gunung Tamiang Desa Sukadana Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur.

Sepulang dari Gunung Tamiang, penggagas menemui Jaripudin Kepala Dusun 4 Asem Kamal Desa Sukadana Kecamatan Sukadana, tujuan minta persetujuan Gunung Tamiang dijadikan Objek Wisata.

Petang harinya, penggagas juga menemui Idrus Kepala Desa Sukadana, guna dimintai pendapatnya dengan kesimpulan rencana pembangunan pengembangan Gunung Tamiang menjadi Objek Wisata disetujuinya.

Selanjutnya, penggagas mengumpulkan Masyarakat untuk melakukan musyawarah pada Sabtu, 29 November 2020 pukul 19.30 WIB dengan 9 orang penggarap tanah di kediaman Jaripudin Kepala Dusun 4 Asem Kamal.

Dengan kesepakatan, tanah garapan seluas lebih kurang 4,5 hektar diserahkan penggarap kepada Pemerintah Desa Sukadana untuk dikelola oleh Pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Puncak Tamiang Lampung Timur menjadi Objek Wisata dengan cara bagi hasil setiap akhir tahun atau deviden.

Musyawarah dihadiri oleh Idrus Kepala Desa Sukadana dan jajaran, Zainal Abidin Wahid gelar Suttan Paku Alam selaku Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan 9 orang masyarakat penggarap tanah.

Kemudian, melakukan pembentukan susunan struktur kepengurusan Pokdarwis Puncak Tamiang Lampung Timur pada Sabtu, 12 Desember 2020 dikediaman Jaripudin Kepala Dusun 4 Asem Kamal.

Disepakati Ketua Pokdarwis Puncak Tamiang Lampung Timur dijabat oleh Dadang Ginanjar Dinata, Sapta Wakil Ketua I dan Bambang Wakil Ketua II.

Sekretaris Ropian Kunang dan Hendra Wakil Sekretaris, Zainal Abidin Wahid gelar Suttan Paku Alam Bendahara I dan Tatang Suganda Bendahara II.

Sebutan Tamiang pada Gunung Tamiang yang beralamat di Jalan Lintas Pantai Timur Sukadana Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur kilometer 21 berasal dari pohon kayu bernama Antimang.

“Tamiang nama Gunung itu bukan Temiang atau Tumiang, sebutan Tamiang berasal dari batang pohon besar di puncak Gunung itu pernah diteliti mahasiswa Unila tahun 2010 lalu waktu saya masih Pjs. Kepala Desa Sukadana,” Ungkap Hi. Edi Yusuf Kepala Desa Sukadana Tengah pada November 2021 dirumahnya saat penggagas menelusuri asal-usul nama Gunung Tamiang tersebut sebelum pembuatan lambang atau logo Pokdarwis Puncak Tamiang Lampung Timur.

Kayu Antimang merupakan salah satu dari 400 jenis pohon kayu di Indonesia yang sekarang hanya tersisa sekitar 40 jenis.

Pohon kayu tersebut tumbuh di dataran tertinggi Gunung Tamiang dengan ketinggian 1,600 meter Diatas Permukaan Laut (DPL) di lintang Utara.

Menurut keterangan masyarakat, pohon kayu tersebut suatu ketika akan ditebang, akan tetapi bekas tebangan mengeluarkan darah bukannya getah.

Sehubungan lingkaran medelling pohon kayu Antimang sangat besar maka penebangan pun diteruskan keesokan harinya, akan tetapi herannya, penebang mendapati bekas tebangan kembali seperti sediakala tak berbekas.

Ajaibnya, ketika pohon kayu tersebut berhasil dirubuhkan oleh penebang, diluar dugaan pohon kayu Antimang berhasil tegak berdiri kembali dan kini telah punah.

“Disini lokasi pohon kayu besar itu, waktu rubuh suaranya sampai kerja,” kata Jaripudin menunjukkan lokasi pohon kayu tersebut pada Sabtu, 27 Maret 2021 siang saat gotong royong kedua.

Selain itu, sebutan Tamiang juga berasal dari pohon bambu Tamiang sebagai bahan utama untuk membuat alat musik bernama suling.

Menurut masyarakat, ketika terjadi kebakaran dikawasan Gunung Tamiang, rumpun pohon bambu tersebut dan sekitarnya tidak terbakar terletak di lereng arah lintang Selatan.

Perlu untuk diketahui, Ropian Kunang selaku Penggagas rencana pembangunan pengembangan Gunung Tamiang menjadi Objek Wisata Puncak Tamiang juga Wartawan atau Kabiro Media Metrodeadline, Seksi Bidang Pendidikan PWI dan Sekretaris Pokdarwis Puncak Tamiang Lampung Timur. (Red/RB).

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional