Menu

Campak Belitong Ikuti Ajang Berbalas Pantun Nasional

  Dibaca : 63 kali
Campak Belitong Ikuti Ajang Berbalas Pantun Nasional

Belitung Timur, rakyatbicara.co.id – Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitung Timur mengikuti Lomba Festival Berbalas Pantun Nasional yang diadakan Kementerian BUMN. Pada kesempatan ini LAM meminta masyarakat Belitong untuk memberikan dukungan.

Sekretaris LAM Beltim Arief Wibowo Basrie mengatakan, dari 10 tema pantun yang dilombakan, LAM Beltim akan mengangkat tema Pesona Indonesia dan Lingkungan Hidup. Hal ini mengingat LAM Beltim ingin dan sekaligus mempromosikan potensi wisata dan alam yang ada di Kabupaten Beltim.

Pulau Belitung baru saja memperoleh status UNESCO Global Geopark, makanya kita angkat tema yang berhubungan dengan pariwisata dan lingkungan, ungkap Arief Senin (26/04/2021).

LAM Beltim pun sudah membuat dua video pantun di dua lokasi berbeda, yakni di Geosite Tebat Rasau Kecamatan Simpang pesak dan Kampung Reklamasi Desa Selinsing Gantung. Mengingat penilaian lomba dilaksanakan dengan pengiriman video pantun.

Lokasi syuting video kita sesuaikan dengan tema, misalnya yang di Tebat Rasau untuk Tema Pesona Indonesia dan Kampung Reklamasi untuk tema Lingkungan Hidup. Kebetulan PT Timah juga yang menjadi sponsor dalam Lomba Festival Berbalas Pantun ini jadi kita menggunakan lokasi Agro Wisata reklamasi PT Timah, ungkap Arief.

Untuk mengikuti lomba tersebut, LAM turut menggandeng dua sanggar di Kabupaten Beltim untuk ikut dalam lomba, yakni Sanggar Rampai Jingga dan Sanggar Hasbullah Hamim. Berbalas Pantun dikemas dalam bentuk Campak Darat dan modern kreasi.

Kita ingin melestarikan Campak di Belitung Timur, yakni Campak Darat dan Campak Modern. Apalagi di Campak Modern Kreasi itu isinya anak-anak muda dari Sanggar Rampai Jingga asuhan Ana Rosanti, ujar Arief.

Mengingat LAM Beltim merupakan satu-satunya perwakilan peserta dari Pulau Belitung, Arief berharap masyarakat Belitong dapat memberikan dukungan terutama untuk juara favorit, dengan memberikan tanda suka atau like di video pantun.

Juara Favorit ditentukan berdasarkan jumlah Likes di media sosial Balai Pustaka, yakni di Instagram: pt_balaipustaka dan Youtube: Balai Pustaka TV. Kita mohon dukungan dari seluruh masyarakat Belitong, pinta Arief. (@2/sm).

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional