Menu

Pelaku Usaha Sektor Perikanan Meminta Pemerintah Membangun Tambat Labuh

  Dibaca : 138 kali
Pelaku Usaha Sektor Perikanan Meminta Pemerintah Membangun Tambat Labuh

Belitung Timur, rakyatbicara.co.id – Para perwakilan pengusaha sektor perikanan di Kecamatan Manggar meminta agar Pemkab Beltim dapat segera membuat docking, membersihkan bangkai kapal yang tidak terpakai lagi serta membuatkan tambat labuh untuk kapal nelayan. Permintaan itu disampaikan saat ‘Yuk Nguppi’ di Warung Kopi Sari Dini Pusat Pasar Kota Manggar, Senin (12/04/2021).

“Yuk Nguppi” adalah: Ngelakar Untuk Pembangunan Perikanan. Program inovasi baru ini merupakan temu wicara Bupati Beltim dan masyarakat pelaku usaha perikanan untuk pemantapan operasional Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Manggar dan menampung aspirasi upaya pembangunan perikanan.

Juru bicara perwakilan Pelaku Usaha Perikanan, Zulhaidir mengatakan, setidaknya ada 10 hal yang disampaikan saat “Yuk Ngupi” Namun 7 hal lainnya bukan merupakan kewenangan Pemkab Beltim, namun sudah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi, dan Kementerian Perikanan serta instansi vertikal.

 

Ada 10 sebenarnya, tapi kita memohon bapak Bupati dapat segera mengeksekusi yang mendasar. seperti docking, pembersihan alur dan tambat labuh untuk kapal nelayan, ungkap Deden sapaan akrab Zulhaidir.

Deden yang juga menjabat sebagai Bendahara Lembaga Kelautan Perikanan Indonesia (LKPI) itu mengatakan, dengan dibangunnya dermaga tambat labuh akan menghasilkan lebih banyak manfaat bagi pemerintah, bukan hanya untuk membantu nelayan namun juga pariwisata.

Biar kapal-kapal nelayan dapat berlabuh bersama-sama, sehingga pemerintah dapat ngontrol berapa ribu nelayan yang ada. Terus juga bisa jadi tempat wisata baru kapal nelayan, kata Deden.

Terkait pemantapan operasional, TPI Manggar diakui Deden masih banyak kendala yang harus dibenahi, terutama fasilitas yang belum memadai. Selama ini banyak nelayan dengan transaksi hasil tangkapan ikan di luar TPI Manggar.

Kalau itu terbentur sarana dan prasarana yang belum memadai. Jadi menurut kami belum bisalah kalau untuk dilaksanakan dan memang butuh proses lagi, ujar Deden.

Bupati Beltim Burhanudin mengatakan akan segera menindaklajuti masukan dari para pelaku usaha sektor perikanan meskipun banyak yang bukan kewenangan Pemkab Beltim, namun Pemkab akan memfasilitasi kebutuhan para pelaku usaha perikanan.

Kita akan segera tindaklanjuti ke pihak yang memiliki kewenangan, baik Pemerintah Provinsi maupun Kementerian terkait. Karena urusan perikanan tangkap ini Provinsi, jadi kita sampaikan ke Pusat dan Provinsi, kata Aan sapan akrab Burhanudin.

Menurutnya segala keluhan yang disampaikan oleh para pelaku usaha ini merupakan permasalahan lama yang terus dibiarkan. Namun di masa kepemimpinnya ini, Dia akan berupaya untuk memecahkan segala permasalahan tersebut.

Masalah ini sudah cukup lama dibiarkan, sayangnya kewenangan (Kelautan) itu tidak ada di kita (Pemkab Beltim). Kita usahakan agar menyelesaikan ini secara bertahap, karena tidak mungkin sekaligus. misalnya kapal yang rusak tadi, itu butuh kerja sama dengan semua pihak, ujar Aan.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Perikanan Yeni Srihartati mengatakan dari berbagai masukan yang disampaikan oleh para pelaku usaha perikanan, Dinas Perikanan akan memilah mana yang merupakan kewenangan mana yang bukan kewenangannya. Namun Dinas Perikanan akan memfasilitasi dan mengkordinasikan masukan yang disampaikan ke instansi terkait.

Kita sesuaikan dengan kewenangan dan urusan masing-masing. Karena yang disampaikan tadi ada beberapa yang bukan kewenangan Dinas Perikanan, kata Yeni.

Yeni mencontohkan, permintaan nelayan untuk melakukan pembersihan dan pendalaman alur kapal. Dia menyebut kewenangan itu ada di Dinas Perhubungan dan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Manggar.

Pendalaman alur itu dan pembersihan bangkai kapal di alur itu sudah menjadi kewenangan pelayaran di Perhubungan dan KUPP, jelas Yeni.

Konsep dialog yang santai ‘Yuk Nguppi’ antara Pemerintah dan publik terkait perikanan ini memang sengaja diadakan di warung kopi. Hal ini untuk menjadikan suasana pertemuan dan dialog dapat berjalan dengan santai.

Selain dihadiri oleh belasan perwakilan pelaku usaha dimaksud yang ada di Kecamatn Manggar, turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Beltim, Danpos Airud Polres Beltim, Danpos AL Manggar, dan Danramil Manggar. (@2/sm).

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional