Menu

Kerumunan Pengunjung di Pantai Marunda Cilincing 

  Dibaca : 28 kali
Kerumunan Pengunjung di Pantai Marunda Cilincing 

Jakarta, rakyatbicara.co.id – Pengunjung wisatawan ke pantai marunda cilincing jakarta utara, terlihat para pengunjung berdatangan ke pantai marunda sekaligus bertemu sanak saudaranya untuk memanfaatkan waktu berliburnya pada hari raya idul Fitri ini bersama keluarga, Sabtu (15/05/2021).

Para pengunjung berdatangan hingga membeludak, banyaknya pengunjung di tempat wisata pantai Pesisir Marunda tersebut diduga dapat menambah serta meningkatnya angka positif penyebaran Covid-19 usai lebaran.

Kerumunan wisatawan di marunda dikhawatirkan bakal memicu terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19. Tidak sedikit warganet yang membandingkan kerumunan kunjungan wisatawan yang mandi di pantai marunda. mirip dengan yang dilakukan warga India saat melakukan ritual mandi di Sungai Gangga, yang diduga dapat menjadi pemicu terjadinya gelombang tsunami Covid-19.

Melihat banyaknya para pengunjung pantai marunda, Wakil Ketua DPR Bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar meminta Pemprov DKI lebih bijak dalam membuat sebuah kebijakan.

Menurutnya, kebijakan membuka pantai marunda cilincing jelas menimbulkan kerumunan yang sulit dikendalikan.

“Bagaimana orang mandi di pantai bisa menerapkan protokol kesehatan?”

“Pakai masker juga tidak mungkin. Mau jaga jarak juga bagaimana caranya?”

“Lihat saja berbagai gambar kerumunan yang terjadi di pantai Pesisir Marunda pada Sabtu ini kata Gus Ami, sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar, ucapnya kepada rakyatbicara.co.id, pada Sabtu (15/05/2021).

Ketua tim pengawasan penanganan bencana Covid-19 DPR ini meminta agar Pemprov DKI tidak membuat standar ganda dalam sebuah kebijakan.

Sebelumnya dalam jumpa pers di Balaikota Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menutup sementara tiga kawasan usaha pariwisata, meliputi Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dan Taman Margasatwa Ragunan selama 2 hari Penutupan pada 16-17 Mei 2021 dan di buka kembali pada 18 Mei 2021.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Gumilar Ekalaya, menyampaikan, penutupan sementara ini diberlakukan guna penguatan protokol kesehatan. Mengingat, ketiga kawasan wisata tersebut menjadi rujukan warga untuk mengisi waktu libur lebaran/Idulfitri 1442 H, ungkap Gumilar, pada Sabtu (15/05/2021)

Lebih lanjut, Gumilar juga mengimbau kepada pengelola tempat wisata dan masyarakat agar tidak melonggarkan protokol kesehatan di masa libur lebaran ini. Sehingga, tidak terjadi lonjakan kasus positif COVID-19 di Ibu Kota.

“Ini perlu kerja bersama. Semoga ke depannya, baik pengelola tempat wisata maupun masyarakat, tidak longgar dalam menerapkan protokol kesehatan. Kami akan evaluasi terus dalam hal pembukaan tempat-tempat pariwisata di Jakarta.

Ketika pantauan di lapangan terlihat juga adanya bangunan gubuk liar yang berdiri di dalam area pantai tersebut. (Tim).

 

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional