Menu

Masyarakat Menggeluh Desak Menkominfo, Blokir Game Online

  Dibaca : 32 kali
Masyarakat Menggeluh Desak Menkominfo, Blokir Game Online

Kabupaten Bima, rakyatbicara.co.id – Keberadaan game online dianggap berpotensi merusak mental generasi Penerus bangsa Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) didesak untuk segera memblokir semua aplikasi game online.

Amiruddin Reynal Selaku Pimpinan Umum pada media buserbima.com Menyampaikan,” pokoknya semenjak ada game online mental anak-anak mulai dari SD Hingga dewasa sudah tidak ada lagi kegiatan lain melaikan, main game terus. Apalagi ketika sedang main disuruh ini itu aja tidak mau dengar saking asiknya bermain game,” ujarnya pada saat di wawancarai pada Kamis pagi (10/06/2021).

Lanjut dia Menjelaskan,” Game online memberikan dampak negatif bagi anak dan kesehatannya. Anak lupa dengan tanggung jawab dalam hal pendidikan, maupun belajar agama,” jelasnya

“Dampaknya sangat negatif begitu besar, baik sisi perkembangan anak, kesehatan maupun pendidikan. Mereka telah menjadi pencandu game online dan ini harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah,” terang nya.

Dari sisi kesehatan, lanjut Amir anak yang kecanduan game online akan mengalami gangguan pengelihatan, obesitas hingga sindrom quervain, Sedangkan dari sisi psikologis, anak lebih individual dan menjadi egois, malahan ada juga yang melawan orang tua akibat mereka asyik main game, kalau di suruh mereka akan bantah,” imbuh nya.

Kami mengharap tidak cukup hanya mengandalkan peran orang tua saja. Pemerintah melalui kementerian Menkominfo harus segera turun tangan dan memblokir semua aplikasi game online,” harapanya.

Dan ada juga murid SMA 1 wawo beberapa bulan lalu akibat kalah main game online dia pergi sekolah ikutin ulangan nya pake baju bebas alias baju main, pas guru nya negur untuk ganti dulu baju sekolah dia tidak mau dengar, sehingga murid sampe pecahkan kaca sekolah, itulah dampaknya sangat parah oleh karena itu sebelum banyak anak anak yang rusak mental pemerintah harus segera blokir semua game online,” tutupnya.

Sementara salah itu Nurdin yang duduk di bangku sekolah dasar di kabupaten Bima mengaku senang dan terus bermain sebab teman-teman juga pada main, ucapnya.

Sementara para orang tua mengeluhkan ketika anaknya bermain game online, sebut saja marlia salah satu orang tua ketika anaknya bermain tidak tau waktu dan tidak dihiraukan apabila di tegur sedang bermain game online tesebut. (Amr).

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!




Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional