Menu

Program Sami Sade Bupati Bogor Dapat Sambutan Positif Rohmat Selamat

  Dibaca : 80 kali
Program Sami Sade Bupati Bogor Dapat Sambutan Positif Rohmat Selamat
Rohmat Selamat, SH, M.Kn, praktisi hukum, Serta Ketua DPC PWRI Kabupaten Bogor. (red)

Bogor, rakyatbicara.co.id – Bupati Bogor, Ade Yasin belum lama ini menggelontorkan Dana Senilai Rp. 318,5 miliar untuk Program Satu Desa Satu Miliar “Sami Sade” kepada 356 desa dari 416 desa untuk menstimulus pembangunan infrastruktur desa.

“Dari 416 desa, masih ada desa tertinggal. Nah, dengan Sami sade diharapkan, desa tertinggal menjadi berkembang dan desa berkembang menjadi maju,” kata Ade Yasin Selasa (02/06/2021).

Empat wilayah yang kini berstatus sebagai desa tertinggal itu adalah Desa Wirajaya Kecamatan Jasinga, Desa Cilaku Kecamatan Tenjo, serta Desa Sukarasa dan Desa Buanajaya Kecamatan Tanjungsari.

Sebelum mengerucut menjadi empat desa tertinggal, Ade Yasin mampu menghapus 41 desa tertinggal dalam kurun waktu satu tahun, dari semula sebanyak 45 desa tertinggal pada tahun 2019.

Menurut Rohmat, program “SAMISADE” ini diharapkan bisa mengembangkan masyarakat untuk memunculkan keberdayaan desa, dalam usaha peningkatan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat.

”Ini sebuah terobosan membangun desa untuk meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat. Diharapkan dengan diluncurkannya program SAMISADE ini, masyarakat akan lebih optimal dalam membangun desa sekaligus mengembangkan potensi-potensi yang ada di desa, untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Rohmat Selamat, yang juga Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bogor, Selasa (22/06/2021).

Untuk memaksimalkan penggunaan dan penyerapan anggara program SAMISADE, Bupati Bogor “Ade Yasin” menegaskan, akan melakukan pengetatan pengawasan dengan melibatkan Kejaksaan, tokoh masyarakat dan menjalankan pengawasan secara kolaborasi melalui pengawasan padat karya.

”Pengetatan pengawasan dilakukan mulai tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten,” tegasnya Ade Yasin.

Ade Yasin Menuturkan program SAMISADE ini, ditargetkan paling lambat bulan April sudah bisa dilaksanakan.

”Tingkat Kabupaten kami sudah MoU dengan Kejaksaan. Tingkat kecamatan yang mengawasi pihak kecamatan, sedangkan untuk desa nanti pengawasannya oleh tokoh masyarakat dan BPD. Makanya, kita ada anggaran lima persen untuk operasional dari satu miliar itu,” pungkas Ade Yasin. (tim PWRI).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional