Menu

Ulah Ngetem KWK dan Keberadaan PKL, Jalan Tipar Cakung Sukapura di Keluhkan Penguna Jalan

  Dibaca : 37 kali
Ulah Ngetem KWK dan Keberadaan PKL, Jalan Tipar Cakung Sukapura di Keluhkan Penguna Jalan

Jakarta, rakyatbicara.co.id – Keberadaan angkutan umum yang mangkal di sekitar pintu keluar Kawasan Berikat Nusantara (KBN) di Jalan Raya Tipar Cakung, Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, dikeluhkan warga pengguna jalan.

Sebab angkutan umum jenis kwk dan angkutan kota yang ngetem atau berhenti itu membuat lalin di kawasan tersebut menjadi macet hingga panjang, khususnya pada jam masuk dan pulang kerja.

Pantauan rakyatbicara.co.id di sekitar pintu keluar KBN sedikitnya ada tiga titik lokasi yang dijadikan tempat awak angkutan umum KWK U 03 untuk ngetem. Lokasi pertama tepat di depan pintu keluar KBN, di sekitaran SPBU dan dekat kantor Kelurahan Sukapura.

Di keluhkan Riwan (34) thn, salah seorang warga, Sukapura, mengatakan, sering dan melihat pada angkutan umum yang ngetem di sekitar pintu keluar KBN sudah berlangsung selama puluhan tahun. Namun hingga kini tidak pernah ada upaya penertiban dari pihak terkait.

“Jadi yang dari arah Cakung sebagian pada muter di situ. Begitu juga yang dari arah Semper. Sepintas seperti terminal bayangan,” kata iwan Selas Pada Rabu, (28/07/2021).

Selain memutarkan kendaraannya, banyak diantara awak angkutan umum yang ngetem dalam waktu lama. Tidak hanya satu, dalam satu waktu antrean angkutan yang ngetem bisa mencapai belasan unit kendaraan.

“Puncaknya biasa pada saat jam pulang kerja, mulai dari jam 16.00 sampai jam 20.00. Kalau lagi macet bisa sampai dua jam hanya untuk melintasi jalan sepanjang 200 meter,” keluh iwan.

Iwan warga sukapura minta pihak dishub kecamatan cilincing dan pihak kelurahan dan satpol pp jakarta utara untuk menertibkan kawasan tersebut di Jalan Raya Tipar Cakung agar tidak dijadikan lokasi ngetem angkutan umum. sebab kondisinya di sana sudah betul-betul semrawut,” ujar iwan.

Melihat keluhan tersebut, pihak dishub Jakarta Utara atau dishub kecamatan belum dapat memberikan keterangan. (Red/hr).

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional