Marak PKL dan Parkir Liar Menjamur di Jakarta Utara

Jakarta, rakyatbicara.co.id – Adanya pembiaran berdirinya lapak-lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah akses jalan raya di Jakarta Utara berdampak kesemerawutan dan pemicu terjadinya kemacetan.

Terdapat PKL dibeberapa wilayah di Kota Jakarta Utara semakin Marak, dan terlihat semakin semerawut dan kurang tertib, pada hal dimasa-masa sedang melakukan upaya menekan PPKM Lever 3 Covid 19.

Perlu ada kesadaran bersama untuk menjaga penularan Covid.19, tetapi sangat disayangkan hal ini belum ada upaya untuk melaksanakan Prokes, seperti memakai masker, menjaga jarak bahkan untuk sarana cuci tangan hampir dikatakan tidak tersedia.

Yang paling disayangkan adalah ”Tidak terlihat ada Pengawasan dan Penertiban dari Instansi Terkait”, dari hasil pemantauan rakyatbicara.co.id dibeberapa wilayah seolah olah Aparat kurang peduli lagi terhadap pengawasan PPKM Lever 3 atau memang sudah lelah, hal ini menjadi perhatian dari beberapa pengunjung PKL yang masih menjaga Prokes, mereka mengeluhkan kondisi seperti ini.

Seperti terlihat di kolong Tol Tanjung Priok Warakas, jalan kelapa dua Cilincing Kalibaru, jalan raya Pademangan Timur, kolong Tol kemayoran jalan kebon bawang gorongtalo 1, jalan kramat jaya tugu, simpang lima semper, jalan raya kapuk muara ( jembatan DHI ), jalan warakas, jalan Buleverd Gading Raya (BGR) Gading Timur dan Jalan Sungai Landak Cilincing di jalan budi kemulyan pedemangan barat, Pada Senin, (18/10/2021).

Dan juga di sepanjang Jalan Kramat lamik Center Sepanjang Jalan warakas pasar Bahari Di jalan kelapadua cilincing di jalan bkt marunda rorotan jalan bendukan melayu RBS jalan raya pegangsan dua pembiaran ini justru dimanfaatkan para PKL-PKL baru untuk berdiri.

Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) menjajakan dagangannya di Jalan raya budimulya pedemangan barat Kelurahan pedemangan barat Kecamatan pedemangan Jakarta Utara warga mengingat PKL itu membuat kumuh dan bisa menimbulkan kemacetan.

Maraknya Para PKL itu selain melanggar Perda No 8 Tahun 2007, tentang Ketertiban Umum juga membuat kemacetan dan kumuh, setidaknya ada PKL di jalan raya budimulya pedemanan barat.

Pantauan di lapangan para PKL yang ada di jalan tersebut rata-rata menjual makanan dan minuman ringan, para pedagang yang jelas sangat mengganggu ketertiban umum dan keindahan kota. Selain itu juga sering menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Warga minta Bapak Gubernur DKI Anies Baswedan dan jajarannya untuk menertibkan pedagang kaki lima yang ada di wilayah Jakarta Utara menjadi ungu dan semrawut jangan sampai menjamur, pihak kecamatan pun harus berkerjasama oleh pihak kelurahan maupun dinas terkait agar para pkl dapat diberikan tempat khusus para pedagang. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.